Hacker Muda Ciledug Nggak Tergoda Ambil Uang Miliaran saat Berhasil Bobol Situs Perusahaan

Rabu, 03 April 2019 | 18:00
TribunJakarta

Putra Aji Adhari, white hat hacker asal Ciledug

HAI-online.com -Usianya memang baru 15 tahun, namun Putra Aji Adhari punya kemampuan di atas rata-rata orang kebanyakan dalam bidang IT.Iabisamembobol situs-situs resmi perusahaan semisal BCA, Bank Mandiri, Bank Jateng dan bahkan sekelas NASA.

Hebatnya, untuk dapat masuk ke situs perusahaan tersohor nasional bahkan internasional, Putra hanya butuh waktu beberapa menit. Bahkan bisa kurang dari satu menit bila tingkat keamanan situs itu lemah.

Bila sudah berhasil membobol sebuah situs dan masuk ke databasenya, Putra sering melihat banyak nominal uang sampai miliaran. Namun, ia mengaku tak tergiur dengan nominal tersebut.

"Kalau mau ambil mah bisa aja, tapi janganlah nggak mau. Mending yang halal-halal saja,"ujar Putra dikutip dari Tribun Jakarta.

Baca Juga : Cuma 3 Menit, Pelajar Asal Ciledug Jebol Situs NASA, Katanya Situs KPU Juga Lemah!

Putra Aji Adhari tercatat sebagai siswa kelas dua madrasah tsanawiyah yang tinggal di sebuah rumah di gang sempit di Ciledug, Kota Tangerang, Banten.

Sosok pendiam ini mendapuk dirinya sebagai white hat hacker dan hanya melakukan penetration test di situs-situs tersebut.

White hat hacker lebih dikenal sebagai bug hunter atau para ahli IT yang bisa menyusup ke situs apa pun tanpa izin. Bahasa awamnya adalah hacker atau peretas, namun white hat hacker hanya melakukan penetrarion testing pada sebuah situs.

"Sebenernya enggak nge-hack, tapi penetration testing. Ngetes bagian mana yang ada bugnya dan ada celahnya untuk bisa disusupi. Nanti dari sana kita lapor ke NASA," terang Putra.

Baca Juga : White Hacker Asal Ciledug Ini Diminta Jebol Akun Mantan Temannya, Tanggapannya Syahdu!

Sedangkan penetration testingyang dilakukannya adalah mencoba masuk ke situs tertentu dan menemukan sebelah mana yang sekiranya bisa disusupi hacker jahat.

Sebagai white hat hacker, Putra memberitahu pihak NASA bahwa ada bug di situsnya sehingga rawan dimasuki hacker jahat.

"Jadi aku melakukan penetration testing ke situs NASA, nah bugnya impact-nya itu besar banget. Itu nama bugnya RCA (remote code execution) jadi dari URL itu aku bisa masukin komen linux langsung ke server. Nah itu impactnya aku bisa buat file gitu, pokoknya sudah masuk serverlah. Database juga bisa keliatan gitu,"ujarPutra.

Bill Gates dan Mark Zuckerberg adalah sosok yang mempengaruhi motivasi Putra belajar IT. Ia bercita-cita menjadi programmer seperti idolanya yang juga hacker asal Indonesia yakni Jim Geovedi dan Kang Onno Purba.

Baca Juga : Hacker Pakistan Jual Jutaan Akun di Bukalapak dan Youthmanual dengan Harga Tinggi?

"Kalau cita-cita mah ada pingin punya bisnis IT sendiri tapi. Tapi hobi kayak gini tetap dilakuin dan tetap belajar terus," ucap Putra.

Editor : Alvin Bahar

Sumber : Tribun Jakarta

Baca Lainnya