Follow Us

Kisah Kontroversi Hattrick Pertama di Piala Dunia, 88 Tahun Lalu

- Kamis, 19 Juli 2018 | 13:00
Kisah Kontroversi Hattrick Pertama di Piala Dunia, 88 Tahun Lalu

HAI-ONLINE.COM - Melakoni debut internasional plus mengukir hattrick dalam ajang sepak bola paling akbar sekaliber Piala Dunia barangkali jadi mimpi di siang bolong, tapi ternyata ada satu pemain yang pernah melakukannya.Dialah Guillermo Stabile. Striker legendaris Argentina yang lantas menyabet gelar pemain tertajam turnamen dengan raihan delapan gol dari empat penampilan (rasio dua gol per laga), termasuk sebiji ke gawang Uruguay di partai final yang berujung kekalahan 2-4.Hari bersejarah Stabile jatuh pada hari pertandingan kedua versus Meksiko. Legenda yang juga bergelimang prestasi ketika menekuni profesi pelatih usai gantung sepatu ini dipercaya mengisi satu slot di lini depan Argentina.

Cek: Ini Dia 6 Desain Jersey Sepak Bola yang Dibuat Oleh Rapper DuniaStabile mentas karena penyerang utama Argentina, Roberto Cherro, mengalami masalah kejiwaan. Dia sejatinya memang diplot sebagai pelapis Cherro yang noateben merupakan tumpuan gol tim selama empat tahun terakhir (1926-1930).Kepercayaan pelatih benar-benar dimaksimalkan oleh Stabile. Dia tampil menggila dan menyarangkan tiga gol, masing-masing pada menit ke-8, 17, dan 80. Argentina akhirnya memetik kemenangan telak 6-3.

Ketajaman Stabile di laga itu berbuah rekor abadi sebagai pengukir hattrick pertama Piala Dunia. Sebuah pencapaian tanpa tanding yang sempat bertahan selama lebih dari tujuh dekade, tepatnya 76 tahun, sebelum dianulir FIFA selaku otoritas sepak bola tertinggi di dunia.Pada 16 November 2006, FIFA resmi menghapus nama Stabile dari catatan tersebut. Predikat hattrick pertama jatuh ke tangan striker Amerika Serikat, Bert Patenaude, yang menorehkan trigol dua hari sebelum Stabile.

Patenaude tadinya dinilai cuma membukukan dua gol dalam laga Amerika Serikat kontra Paraguay, yakni pada menit ke-10 dan 50. Gol kedua tim memiliki tiga versi berdasarkan data RSSSF (bunuh diri Aurelio Gonzalez), FIFA (Tom Florie), dan Federasi Sepak bola Amerika Serikat alias USSF (Patenaude).FIFA memutuskan Patenaude sebagai empunya hattrick pertama Piala Dunia setelah menelusuri bukti-bukti yang valid berdasarkan hasil temuan beberapa sejarawan ternama dan pengakuan suporter selaku saksi hidup.

Artikel ini pertama kali tayang di JUARA dengan judul "JUARA Klasik 19 Juli 1930; Kontroversi Empunya Hattrick Pertama Piala Dunia"

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest