Follow Us

Tips Menjadi Teman Curhat Yang Baik Untuk Teman Sedang Kena Masalah.

Rizki Ramadan - Senin, 14 Agustus 2017 | 10:32
Menjadi Teman Curhat Yang baik untuk teman kena masalah
Rizki Ramadan

Menjadi Teman Curhat Yang baik untuk teman kena masalah

Kesehatan mental seseorang adalah hal yang nggak akan terlihat secara langsung. Jika terjadi sesuatu dengan kejiwaan atau mental, seringnya hanya orang itu sendiri yang merasakannya sendiri. Namun,sebenarnya dia butuh banget bantuan, lho.

Kalau kamu punya teman yang kamu tahu dia sedang kena masalah atau bahkan sampe depresi banget, kamu perlu membantunya. Nggak susah, kok, kamu bisa melakukannya cukup dengan menjadi pendengar yang baik.

Nah, masalahnya untuk menjadi pendengar yang baik itu tricky. Kadang, ketika dicurhatin sama teman, kita malah menasehatinya berlebihan nggak sedikit juga tuh yang malah mengejek atau malah balik curhat masalahnya sendiri.

Benny Prawira, pendiri Into The Light, komunitas yang concern dengan kesehatan mental dan pencegahan bunuh diri, menyabutkan beberapa tips agar kita bisa menjadi pendengar yang baik untuk teman yang butuh curhat.

“Pertama, kita tahan dulu asumsi dulu tentang dia. Jangan judgemental. Jangan nasehati juga, pake argumen apapun,” tukas Benny.

Namun, nggak menasehati bukan berarti kita nggak memberi respon. Kita perlu memperhatikan baik curhatannya, gerak-geriknya, lalu merefleksikan ke dia.

“Jadilah pendengar. Perhatikan gerak tubuhnya: kalau jalan dan ngomongnya lemes, kamu bisa bilang, “kayaknya kamu kelihatan capek, yah.” Terus, kalau dia sampe bilangn “jangan-jangan gue pantes di bully kayak gini, pengen mati.” Kamu bisa bilang, “kayaknya kamu udah nggak tahan, yah, di-bully.” Pokoknya, Perhatikan dia, dan coba refleksikan ke dia gimana kondisinya, emosinya dan apa yang dia rasa,” lanjut cowok yang sekarang ini lagi menyelesaikan studi tingkat masternya.

Satu hal penting lainnya adalah, ketika kita mau menjadi teman curhat yang baik, kita harus memastikan bahwa kondisi kita juga lagi fit, sob. Kalau sama-sama galau, kata Benny, nanti jadinya nangis bareng. “Kalau itu malah bikin lega kalian berdua, sih, nggak apa-apa. Tapi kalau bikin risih dia, mendin jangan,” papar Benny.

Yuk, ah, jadi teman yang baik

Editor : Hai

Baca Lainnya

PROMOTED CONTENT

Latest