Follow Us

Lebih Sehat Mana, Sperma Cowok Pemakai Celana Dalam Segitiga versus Boxer yang Longgar? Ini Hasil Risetnya!

Al Sobry - Selasa, 19 Oktober 2021 | 20:05
Ilustrasi - Olahraga bagi pria yang dapat menaikan kualitas sperma.
iStockphoto

Ilustrasi - Olahraga bagi pria yang dapat menaikan kualitas sperma.

HAI-Online.com - Selama cowok di rumah aja, nggak bisa dipungkiri koleksi boxer dan celana longgar makin sering dipakai untuk kenyamanan si 'adik' bernapas.

Sebagian pendapat juga bilang, celana dalam model bokser atau boxer lebih baik ketimbang CD yang berbentuk segitiga dalam urusan menjaga kesehatan sperma.

Suhu yang tinggi dipercaya dapat berdampak buruk bagi kualitas sperma. Celana dalam segitiga dianggap menciptakan suhu yang lebih hangat di bagian skrotum pria dibandingkan dengan boxer yang lebih longgar.

Baca Juga: Cowok Ini Jual Celana Dalem Milik Saudaranya yang Meninggal, Alesannya Cocok Untuk Fetish

Boxer memberikan ruang bernapas lebih besar, sedangkan celana dalam segitiga lebih hangat dan nyaman. Jadi pemikirannya selalu, mungkin kamu harus menghindari celana dalam segitiga kalo kamu sedang mencoba progam hamil (pada pasangan),” kata Rena Malik, M.D., seorang urologis dan dokter bedah pelvik, yang berkedudukan di Maryland, Amerika Serikat, dalam video yang diunggah di kanal YouTube-nya.

Tapi benar nggak sih pemakai celana dalam segitiga punha kualitas sperma yang lebih buruk ketimbang yang memakai boxer? Kita cek yuk risetnya!

Merujuk sebuah penelitian pada 1998 yang meneliti 97 pria dewasa. Para partisipan ditanya apakah mereka memakai boxer atau CD segitiga.

Sebanyak 14 orang pria dari mereka mengganti model dalaman mereka dari boxer ke celana dalam segitiga. Peneliti lalu menganalisis sperma partisipan untuk mengetahui apakah ada perbedaan kualitas sperma atau tidak.

Celana Dalam Segitiga versus Boxer

Celana Dalam Segitiga versus Boxer

“Apa yang mereka temukan adalah tidak ada perbedaan,” kata Malik.

“Mereka juga mengukur temperatur skrotum pria yang memakai boxer versus celana dalam segitiga dan lagi-lagi mereka menemukan perbedaan yang sangat minimum,” sambungnya.

Menariknya, kata Malik, di kelompok pemakai boxer, suhunya sedikit lebih tinggi yaitu sebesar 33,8 derajat celcius. Sedangkan kelompok pemakai CD segitiga memiliki temperatur rata-rata 33,6 derajat.

Malik lalu menyoroti studi terbaru pada 2016 yang meneliti 501 pasangan yang sedang mencoba memiliki anak.

Para partisipan, kata dia, ditanya apa yang mereka pakai sepanjang hari dan malam, berapa kali mereka mengganti celana dalam, dan lain-lain.

“Apa yang mereka temukan di kelompok ini, lagi-lagi bahwa tidak ada perbedaan. Jadi kalo kamu mencoba untuk (program) hamil, tidak penting apakah kamu memakai boxer atau celana dalam segitiga,” paparnya. (*)

Editor : Hai

Baca Lainnya





PROMOTED CONTENT

Latest