Dianggap Lakukan Penistaan Agama, Brand Clothing Weekend Offender Diboikot Orang Indonesia dan Malaysia

Jumat, 12 Mei 2017 | 08:41
Alvin Bahar

#boikotweekendoffender

Pepatah "Mulutmu, Harimaumu" kayaknya harus diganti jadi "Postinganmu, Harimaumu." Yap, salah-salah dikit post di media sosial bisa berabe.

Kalo nggak percaya, lihat aja apa yang terjadi di Instagram brand clothing Weekend Offender.

Clothing yang dibuat oleh Sam Jones dan Rhydian Powell pada 2004 lalu ini nge-post foto kontroversial di Instagram.

Yang di-post oleh mereka adalah foto seorang pria di Mekkah, dan terlihat sedang mengkonsumsi barang sejenis narkoba.

Post ini bikin followers Weekend Offender, terutama yang dari Indonesia dan Malaysia, marah. Banyak yang berkata Weekend Offender melakukan penistaan agama. Mereka bikin hashtag #boikotweekendoffender untuk memboikot brand tersebut.

Baca Juga: 3 Kasus Penistaan Agama yang Terjadi di Luar Negeri

Para followers yang tersinggung membakar, merobek, hingga membuang produk-produk dari Weekend Offender.

Akhirnya, Weekend Offender menghapus post kontroversial itu dan meminta maaf.

"Kalo kamu tersinggung maka kami meminta maaf. Kami berbicara dengan banyak orang Indonesia dan Malaysia yang kenal kami dan mereka tau kami nggak bermaksud untuk menyinggung," tulisnya.

Emang harus hati-hati ya di media sosial!

Editor : Alvin Bahar

Baca Lainnya