Unpad Buka Pendaftaran Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19, Ini Syaratnya

Selasa, 28 Juli 2020 | 12:10
PIXABAY/ULLEO

Ilustrasi vaksin

HAI-Online.com -Tim riset uji klinis vaksin Covid-19 Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung telah mulai membuka pendaftaran peserta pada Senin (27/7) ini.

Melansir dalam laman Unpad, pendaftaran ini dibuka setelah pelaksanaan uji klinis vaksin Covid-19 tahap 3 mendapatkan persetujuan dari Komite Etik Penelitian Universitas.

Ketua dari tim riset uji klinis vaksin Covid-19 Unpad Prof. Kusnandi Rusmil mengatakan, pihaknya membutuhkan sebanyak 1.620 relawan dalam proses uji klinis vaksin ini.

Nantinya, tim hanya akan menyuntikkan vaksin kepada 540 orang saja, sedangkan sisanya bakalan mendapatkan cairan plasebo.

Baca Juga: Keren Abis, Remaja Penderita Autisme Ini Bangun Replika Kapal Titanic Pakai LEGO

Dibuka hingga 31 Agustus 2020, ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi oleh calon peserta uji klinis vaksin Covid-19.

Pertama, calon peserta berada pada rentang usia antara 18-59 tahun yang dinyatakan sehat, serta senantiasa mematuhi protokol kesehatan dan melakukan pembatasan fisik serta sosial selama pandemi Covid-19 berlangsung.

Bakal lebih dulu mendapatkan tes swab maupun tes rapid, calon peserta juga harus dinyatakan nggak boleh memiliki riwayat terinfeksi virus corona.

“Calon peserta akan dilakukan tes terhadap apus tenggorokan (swab test) dan rapid test untuk mengetahui apakah ada kemungkinan sedang atau pernah terinfeksi Covid-19,” jelas Prof. Kusnandi.

Baca Juga: Dua Garis Biru Bikin Angga Yunanda Menang 2 Piala Indonesia Movie Actors Awards 2020

Lebih lanjut, calon peserta harus tidak memiliki kelainan darah atau riwayat pembekuan darah, tidak memiliki penyakit infeksi lain dan demam, serta tidak memiliki riwayat penyakit gangguan sistem imun

Selanjutnya, calon peserta bukan merupakan wanita hamil atau berencana hamil selama periode penelitian, serta tidak sedang menyusui.

Calon peserta kini berdomisili di Kota Bandung dan tidak berencana pindah dari lokasi penelitian sebelum penelitian selesai dilaksanakan.

Sehat tidaknya kondisi calon peserta, lanjut dia, juga dibuktikan dengan tidak mengalami penyakit ringan, sedang, atau berat.

Baca Juga: Pengerjaan Robot Gundam Berukuran Aslinya di Jepang Masuki Tahap Awal

Termasuk tidak memiliki riwayat penyakit asma dan alergi terhadap vaksin, hingga tidak memiliki kelainan atau penyakit kronis seperti gangguan jantung, tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol, diabetes, penyakit ginjal dan hati, tumor, epilepsi atau penyakit gangguan syaraf lainnya.

Untuk pendaftarannya sendiri, dapat dilakukan dengan cara menghubungi Unit Riset Klinis Departemen Ilmu Kesehatan Anak Lantai 1 RSUP Hasan Sadikin Bandung. (*)

Editor : Al Sobry

Baca Lainnya