Lagi, Polisi Bubarkan Pelajar SMA Lulusan Corona di Bandung yang Konvoi dan Corat Coret Seragam

Sabtu, 09 Mei 2020 | 14:29
Ilustrasi

Lagi, Polisi Bubarkan Pelajar SMA Lulusan Corona di Bandung yang Konvoi dan Corat Coret Seragam

HAI-Online.com- Tak hanya dilakukan pelajar SMA di Riau, baru-baru ini terjadi lagi aksi yang bikin geleng-gelemg kepala, guys.
Dalam sebuah video yanh viral, ada sekelompok siswa berseragam putih abu-abu yang melakukan konvoi dan corat-coret untuk merayakan kelulusannya.
Kejadian tersebut terjadi di Kabupaten Bandung. Jika melihat dalam captionnya tertulis, bahwa konvoi tersebut terjadi di Jalan Anyar Majalaya, Senin (4/5/2020) lalu.

Baca Juga: Perayaan Kelulusan Lebay, Sejumlah Pelajar Riau Berpotensi Batal Lulus

Kapolsek Majalaya, Kompol Lairensius, membenarkan kejadian tersebut.

"Awalnya bukan di Jalan Anyar/Baru, tapi mereka mulai dari Jalan Laswi, di situ kami sudah bubarkan," klaim Laurensius, dikutip HAI dari Tribun Jabar pada Jumat (8/5/2020) kemarin.

Lagi, Polisi Bubarkan Pelajar SMA Lulusan Corona di Bandung yang Konvoi dan Corat Coret Seragam

Laurensius mengatakan, setelah dibubarkan di Jalan Laswi, mereka berpencar namun tidak lama berselang berkerumun lagi di Jalan MT.

"Di Jalan MT kami bubarkan lagi, mereka kooperatif langsung bubar," kata Laurensius lagi.

Dalam video yang tersebar itu ada sekitar puluhan pelajar berkumpul di sebuah lapangan.

Baca Juga: Ferdian Paleka Dibully dalam Penjara, Disuruh Push Up dan Ngevlog Jadi Seorang Sampah

Di seragam mereka terdapat corat-coret tulisan Angkatan Covid-19.

Menurut Laurensius, para pelajar tersebut pada dasarnya hanya merayakan kelulusannya, tidak ada tindak kriminal.

"Namun momennya tidak tepat karena kita sedang menghadapi wabah virus corona. Jadi mereka tidak menerapkan protokol kesehatan," tuturnya.

Laurensius mengimbau, kepada para pelajar dan masyarakat untuk tetap menahan diri dan diam di rumah saja, mengingat adanya wabah virus corona.

"Jangan keluar rumah karena tidak tahu siapa yang positif atau ODP. Jaga kesehatan ikuti anjuran pemerintah," himbaunya lagi.

Mereka tahu makna Physical Distancing nggak sih, menuurut kalian? (*)

Editor : Al Sobry