Olimpiade Tokyo 2020 Ditunda karena Virus Corona, Waktu Pengganti Belum Ada

Selasa, 24 Maret 2020 | 14:15
YouTube/Tokyo 2020

Medali Olimpiade Tokyo 2020

HAI-Online.com -Berkaca pada pandemi virus corona yang nggak kunjung berakhir dan penyebarannya malah makin meluas, pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020 resmi ditunda.

Seperti dilansir HAI dari Insider, kepastian soal penundaan Olimpiade Tokyo 2020 sendiri disampaikan salah seorang anggota Komite Olimpiade Internasional (IOC), Dick Pound.

"Berdasar informasi yang dimiliki IOC, penundaan Olimpiade Tokyo 2020 telah diputuskan. Parameter ke depan belum ditentukan, tapi yang pasti pertandingan nggak akan dimulai pada 24 Juli besok," ujar Pound kepada USA Today.

Lebih lanjut, Pound mengatakan bahwa pihaknya sudah siap untuk menanggung konsekuensi yang akan mereka terima terkait penundaan Olimpiade Tokyo 2020.

Baca Juga: Ujian Nasional Ditiadakan, Komisi X DPR Sepakat Penentuan Kelulusan Siswa Diganti

"Masalah akan datang secara bertahap. Kami saat ini sudah mulai berurusan dengan konsekuensi pemindahan waktu gelaran ini," terangnya menambahkan.

Sebenarnya, Presiden IOC Thomas Bach memberi tenggat waktu empat minggu sejak Minggu (22/3) kemarin terkait kelanjutan pelaksanaan Olimpiade Tokyo 2020.

Tapi, otoritas Olimpiade dan Paralimpiade Kanada mengaku nggak akan menunggu waktu selama itu, di mana mereka kemudian mendesak IOC untuk melakukan penundaan selama satu tahun.

Selain itu, mereka juga menawarkan bantuan kepada IOC untuk mengatasi masalah yang nantinya akan muncul dari penjadwalan ulang Olimpiade.

Baca Juga: Nggak Ingin Klub Hancur karena Virus Corona, Barcelona Bakal Potong Gaji Pemain

Apalagi, virus corona sendiri nggak cuma mengancam kesehatan dan keselamatan para atlet, melainkan juga keluarga mereka dan warga Kanada.

"Penundaan Olimpiade menjadi opsi, tapi untuk pembatalan nggak. Kami akan menyelesaikan diskusi ini dalam empat minggu ke depan," bunyi pernyataan IOC.

Terlepas dari penundaan yang dilakukan, kita doakan aja sob semoga pandemi ini segera berakhir sehingga semua kegiatan dapat kembali berjalan normal seperti sedia kala. (*)

Editor : Al Sobry

Sumber : Insider

Baca Lainnya