Kunto Aji Bahas Isu Pemanasan Global, Kita Diajak Ubah Perilaku!

Rabu, 20 November 2019 | 11:25
Akrom

Kunto Aji di Candi Darling

HAI-ONLINE.COM- Pada Selasa (12/11) lalu, Kunto Aji nggak cuma datang dan menghibur para mahasiswa di acara Candi Sadar Lingkungan, tapi juga turut berkontribusi.

Menurut pihak Bakti Lingkungan Djarum Foundation, Kunto Aji disebut sebagai salah satu musisi peduli lingkungan. Emangnya sebesar apa sih kontribusi penyanyi lagu "Resah" ini dalam menjaga bumi?

Di acara Candi Darling yang berlokasi di Situs Ratu Boko, Yogyakarta, HAI berkesempatan untuk ngobrol sama Kunto Aji soal peduli lingkungan.

Baca Juga: Galau Keluarga Lupain Ulang Tahunnya, Remaja Ini Dapat Hadiah Kue dari Polisi karena Nangis di Jalan

"Ini penting banget sih, karena sekarang kan isunya pemanasan global. Generasi kita yang harus mengubahnya" ucap Kunto Aji.

Ketika ditanya apa peranan yang sudah dilakukan Kunto Aji dalam menjaga lingkungan, ia menjawab kalau dirinya sudah mengurangi penggunaan plastik selama dua tahun belakangan.

"Saya di rumah juga melakukan hal-hal kecil seperti mengurangi botol plastik, nggak menggunakan sedotan. Hal seperti itu yang saya biasakan di rumah" sebut pelantun 'Pilu Membiru' ini.

"Ini sudah berjalan 2 tahun ini sih," tambahnya.

Menurut Kunto, meskipun efek yang ia rasakan sangat kecil. Tapi jika diakumulasi dengan banyak orang yang nggak menggunakan plastik lagi, pasti punya impact yang besar.

Bahkan, Kunto Aji berharap ada banyak tempat wisata lain yang juga melaksanakan kegiatan penanaman pohon ini.

"Menurut saya sih sangat bagus sekali, karena cuaca lagi panas banget di mana-mana, jadi mungkin penanaman pohon akan sangat membantu"

Baca Juga: Ratusan Millennial Ikuti Program Candi Darling, Kunto Aji Gabung Hijaukan Candi Ratu Boko dan Ijo

Selain itu, dengan kegiatan menanam pohon ini juga dinilai Kunto Aji sebagai cara paling dekat untuk mengajak generasi millenial untuk menjaga lingkungan

Di akhir obrolan HAI dengan Kunto Aji, Ia mengatakan kalau Millenial dan Gen-Z itu butuh pendekatan yang berbeda untuk mengajak lebih peduli lingkungan.

"Millenial dan Gen-Z itu teknik penyampaiannya tidak bisa secara direct "Ayo gini", "Gini nih", itu malah akan membangun mindset mereka untuk mengikuti" tutup Kunto. (*)

Editor : Al Sobry

Baca Lainnya