Marvel Dikritik Bukan Film Sinema, Kevin Feige Akhirnya Buka Suara

Senin, 11 November 2019 | 19:45
Wikimedia

Kevin Feige

HAI-Online.com-Kevin Feige selakuChief Cerative Officer Marvel akhirnya buka suara soal kritikan-kritikan pedas yang diterimanya dari sutradara-sutradara film senior.

Ia menyatakan bahwa setiap orang pada dasarnya punya definisi masing-masing mengenai apa itu film. Namun, ia menyayangkankritik yang justru seolah berusaha menjatuhkan film-film yang berada di bawah naungannya tersebut.

"Saya kira itunggak benar dan sangat disayangkan. Saya dan semua orang yang bekerja di film-film ini, kami menyukainya, kami menonton dan mendapatkan pengalaman bersama di bioskop yang penuh dengan orang-orang,” kata Feige seperti yang dikutipdariThe Hollywood Reporter,Minggu (10/11/2019)

Baca Juga: Bawa Timnas Indonesia Lolos ke Piala Asia 2020, Fakhri Husaini: Tugas Saya Sudah Selesai

Yap, pada Oktober lalu, sutradaraMartin Scorsese melontarkan pernyataan bahwa film-film sekelas Marvel lebih mirip deganwahana taman hiburan dibanding sebuah sinema atau film bioskop.Aktor sekaligus sutradaraFrancis Ford Coppola pun mendukung pernyataan tersebut.

Menurutnya, sebuah film seharusnyabisa memberi pelajaran, pengetahuan atau inspirasi kepada penontonnya. Namun, ia mengaku nggak mendapatkan hal tersebut dari film-film Marvel.

Menanggapi hal tersebut, Feige mengatakan bahwa Marvel Studio sejauh ini sudahberupaya membuat film dengan cerita yangberagam seperti persahabatan, kesetiaan, sampai isupolitik yang terselubung.

Baca Juga: 5 Fakta dari 5 Sneakers Spesial 20 Tahun Piero, 'Sing Penting Urip!'

Feige sendiri mengaku sebenernya,nggak kenal denganMartin Scorsese, namun ia mengatakan pada akhirnya seni merupakan hal yang subyektif.

“Semua orang berhak atas pendapatnya. Setiap orang juga berhak untuk mengulangi pedapatnya. Setiap orang berhak menulis opini tentang pendapat itu, dan saya menantikan apa yang bakal terjadi selanjutnya. Namun bagaimana pun, kamibakal terus membuat film,” jelas Feige.

(Lubna Shafira/HAI)

Editor : Alvin Bahar

Baca Lainnya