Hiiii Menatap Layar Ponsel yang Terlalu Terang, Muncul 500 Lubang di Kornea Mata Cewek Ini

Kamis, 21 Februari 2019 | 15:07
AsiaWire

Pemeriksaan Chen oleh dokter

HAI-online.com -Semua organ dalam tubuh manusia punya batas kemampuan yang sebaiknya nggak dipaksakan kalau nggak mau terjadi masalah di kemudian hari. Salah satu yang terpenting adalah mata.

Seperti yang diketahui, mata manusia bisa mengalami kelelahanapabila terlalu lama dipakai bekerja seperti menatap layar komputer atauponsel. Sebab, layar komputer danponselmemakai teknologi 'blue light' (sinar biru) yang bisa membahayakan mata dalam jangka waktu panjang, apalagi jika terlalu lama menatapnya.

Seorang wanita berusia 25 tahun di Taiwan secara tak sengaja telah merusak matanya sendiri.

Selama dua tahun terakhir, wanita bermarga Chen ini mengatur kecerahan layar di ponselnya menjadi maksimal hingga layar ponsel memancarkan nyala yang sangat terang.KemudianpadaMaret 2018 lalu,ia mulai merasakan ada masalah pada matanya.

Baca Juga : Masih Muda tapi Rambut Beruban, Coba Atas dengan 5 Cara Simpel Ini!

Dikutip dari Apple Daily, Chen bekerja sebagai sekretaris dan karena profesinya ini, ia harus selalu membawa ponsel dan menatap pesan-pesan di layarnya. Apalagi jika Chen sedang menunggu balasan pesan dari atasannya, ia pasti akan lama menatap layar ponsel.

Chen juga sering beraktifitas di luar ruangan, itu artinya dia juga harus sering melihat layar ponsel di bawah terik matahari.

Layar ponsel jika terkena sinar matahari langsung memang akan lebih sulit dilihat dan biasanya orang-orang harus mengatur kecerahan layar secara maksimal agar tetap bisa melihat ponselnya.

Karena malas mengembalikan pengaturan ke kecerahan rendah atau normal, Chen membiarkan layarnya cerah maksimal terus-menerus.

Baca Juga : Rusak 3 Bagian Tubuh Kalo Sering Begadang Sambil Main Ponsel

AsiaWire
AsiaWire

Chen

Pada malam harijuga dia akan mematikan lampu kamarnya dan menonton video atau film drama di ponselnya dengan kecerahan layar yang maksimal.

Chen mungkin sudah terbiasa dengan kecerahan layar itu dannggaksadar kalau layarnya terlalu terang hingga matanya yang harus merasakan dampaknya.

Awalnya, Chen merasa matanya kering dan gatal kemerahan. Ia coba mengobatinya dengan tetes air mata, tapinggak banyak membantu.

Hanya berselang empat bulan sejak Maret 2018, kondisi matanya lebih parah. Matanya memerah dan ia mulai merasa nyeri serta kesakitan di kedua matanya.

Chen akhirnya pergi ke rumah sakit dan diberitahu dokter bahwa pembuluh darah di kornea kirinya telah penuh dengan sumbatan darah dan penglihatannya hanya tersisa 0,6. Sementara itu penglihatan kanannya hanya 0.3 dengan lebih dari 500 lubang kecil-kecil pada korneanya.

AsiaWire
AsiaWire

Mata Chen yang terdapat 500 lubang di dalamnya

Chen lantas diobati dengan steroid dan mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan setelah tiga hari berselang.

Baca Juga : Riset Membuktikan Rasa Malas Itu Bisa Menular, Kurang-kurangin, Sob!

Menurut dokter yang merawatnya, layar ponsel pintar Chen terus memancarkan cahaya pada 625 Lumens, 300 Lumens lebih tinggi dari tingkat yang disarankan.

"Menggunakan ponsel dengan kecerahan seperti itu selama lebih dari dua jam berarti mata akan memiliki efek yang sama seperti dipanggang dalam microwave," kata dokter.

Pengguna disarankan untuknggak mematikan lampu di malam hari saat menggunakan ponsel mereka. Pengguna ponsel juga disarankan untuk mengatur kecerahan layar mereka menjadi 250 Lumens karena berpotensi membantu mengurangi ketegangan mata dan kerusakan akibat sinar biru.

(*)

Editor : Al Sobry

Sumber : Suar.grid.id, Apple Daily

Baca Lainnya