Demi Selesaikan Kasus Dugaan Pengaturan Skor, PSSI Bakal Undang FIFA

Jumat, 28 Desember 2018 | 11:27
iStockphoto

Ilustrasi Match-fixing

HAI-Online.com -Akhir-akhir ini, kita banyak sekali disuguhkan dengan berita-berita seputar adanya kasus dugaan pengaturan skor yang terjadi di dalam dunia sepak bola Indonesia.

Kabar itu lah yang kemudian membuat banyak pihak, khususnya para pecinta sepak bola, mendesak PSSI untuksegera menyelesaikan kasus-kasus tersebut supayasepak bola di Indonesia bisa kembali berjalan dengan bersih ke depannya.

Menanggapi hal tersebut, pihak Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) berencana akan menggelar pertemuan dengan pihak kepolisianpada awal Januari tahun depan guna membahas permasalahan tersebut.

Nggak cuma menggelar pertemuan dengan pihak kepolisian, PSSI juga menyebutkan bahwa pihaknya juga akan mengundang The Fédération Internationale de Football Association (FIFA) untuk membicarakan langkah strategis dalam menghadapi match-fixing.

Baca Juga : Goks! Barcelona Siapin Rp 2,4 Triliun + Coutinho Buat Boyong Mbappe!

"Awal Januari 2019,PSSIakan merencanakan pertemuan dengan Kepolisian RI yang juga mengundangFIFAuntuk membicarakan langkah strategis," terang PSSI melalu website resmi mereka.

Lebih lanjut, PSSI menjelaskan bahwa pihaknya berkomitmen tinggi untuk memerangi masalah pengaturan skor di Indonesia dan mengharapkan bantuan dari pihak-pihak lain untuk memberantas match-fixing.

"PSSIakan terus memerangi match-fixingataumatch manipulation.PSSI pun berharap semua pihak dapat bekerja sama untuk memberantas praktik-praktik semacam ini," tambahnya.

Demi penanganan lebih lanjut, PSSIsendiri mengaku bahwa pihaknyatelah menyiapkan timAd Hoc untuk bekerja bersama pihak kepolisian yang sudah terlebih dahulu membuat Satgas Anti-mafia Bola.

Meskipun begitu, sejauh ini belum ada informasi mengenai siapa sajakah orang-orang yang bakal mengisi tim Ad Hoc besutan PSSI.

Kita doain aja sob supaya pihak-pihak berwenang bisa segera memberantas kasusmatch-fixingyang terjadi di Indonesia, dan sepak bola di negeri kita bisa kembali bersih ke depannya. (*)

Editor : Alvin Bahar

Baca Lainnya