3 Fakta Gigi Berlubang Sejak Remaja, Nggak Banyak yang Sadar Lho!

Jumat, 30 November 2018 | 11:31
@chance

3 Fakta Gigi Berlubang Sejak Remaja, Nggak Banyak yang Sadar Lho!

HAI-Online.com – Ketika menginjak bangku SMP, para remaja sering kali nggak ngasih perhatian besar terhadap kesehatan gigi dan mulut mereka.

Padahal saat usia tersebut hampir semua gigi susu telah diganti menjadi gigi tetap, sehingga keluhan gigi berlubang kerap menjadi masalah yang tidak disadari bahkan hingga dewasa.

Nggak heran kalo kesadaran remaja akan kesehatan gigi dan mulut seringnya bukan menjadi priorotas. Padahal, kesehatan gigi dan mulut dapat mempengaruhi kualitas hidup, baik kesehatan umum maupun kehidupan sosial.

Baca Juga : Awas! 8 Aplikasi Android Ini Ternyata Diam-Diam Mencuri Data kamu Lho!

Nah, berdasarkan Hasil Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) baru-baru ini (2018) ternyata masalah gigi dan mulut di Indonesia masih tergolong besar. Angkanya merangkak ke 57.6 persen dimana artinya perlu njadi perhatian lebih bagi kita untuk sadar akan kesehatan gigi dan mulut.

Dari minimnya kepedulian masyarakat mengenai kesehatan mulut dan gigi tetap di Indonesia iniYoungLiving, perusahaan yang peduliterhadap gaya hidup sehat dan penggunaan bahan-bahan alami di setiap produknya, berupaya mewujudkan komitmen perusahaanuntuk mengatasi permasalahan kesehatan masyarakat khususnya kesehatan gigi pada usia remaja.

Makanya, mereka mengadakan kegiatan sosial edukasi kesehatan mulut dan pemeriksaan gigi kepada siswa SMPN 73 Tebet di Jakarta.

Melalui acara tersebut, terungkap fakta-fakta seputar kesehatan gigi tetap bagi anak usia remaja di Indonesia:

Gigi berlubang bawaan waktu kecil

Data RISKESDAS 2018 menyebutkan bahwa 93 persen anak usia dini mengalami gigi berlubang ataupun permasalahan karies gigi.

Kebiasaan nggak menyikat gigi secara teratur sejak kecil dapat terbawa hingga dewasa dan memberi dampak bagi kesehatan gigi tetap.

“Tidak teratur menyikat gigi sejak kecil dapat memberi dampak berlanjut. Saat usia dini, gigi susu berlubang masih ada kesempatan digantikan oleh kehadiran gigi tetap, sedangkan ketika remaja hampir semua gigi telah berganti menjadi gigi tetap dan ketika sudah berlubang hingga dewasa tidak dapat lagi digantikan oleh gigi alami,” papardrg. Fanny Anduaridi acara edukasi kesehatan mulut dan gigi tetap untuk remaja dikutip HAI dari rilis Young Living Indonesia.

Baca Juga : Ini Alasan Kenapa Gigi Kamu Nggak Boleh Berlubang Kalo Mau Jadi Pilot

Sedikit yang Paham Cara Sikat Gigi yang Benar

Terungkap hanya 2,8 persen penduduk Indonesia yang tahu gimana cara menyikat gigi yang benar. Padahal penduduk Indonesia sudah menyikat gigi dua kali sehari nar pada waktu yang tepat, yakni pagi dan malam sebelum tidur.

Namun ada yang mereka lewatkan, yaitu 3 tahapan yang perlu diperhatikan untuk menyikat gigi yang benar, yakni: Sikat gigi searah dari arah gusi ke mahkota gigi hingga seluruh permukaan gigi tersikat, sikat permukaan kunyah gigi dengan gerakan maju mundur dan sikat permukaan dalam gigi dengan gerakan mencungkil.

Pengaruh Makanan itu Penting

Pola makan dan minum mempengaruhi kesehatan gigi dan dan mulut. Perlu menjadi perhatian untuk menghindari makanan manis dan lengket, mengurangi cemilan di antara waktu makan, kumur air putih setelahnya, serta sangat diperlukan konsumsi air putih minimal 8 gelas per hari.

Roslina Situmeang, selaku Marketing Manager Young Living Indonesia merekomendasikan dua senjata yang sanggup mengatasi pengaruh buruk makanan pada gigi dan mulut penggunanya.

Ia merekomendasikan produk terbarunya di bulan ini, yakni pasta gigi Thieves Aromabright dan obat kumur Thieves Fresh Essence dengan kombinasi kandungan dan bahan alami daripeppermint,spearmintdancinnamon barkserta tidak mengandung pemanis buatan dan tanpa bahan pengawet bertujuan meningkatkan kepercayaan diri remaja Indonesia.

Apa kamu suah menyadarinya? (*)

Editor : Al Sobry

Baca Lainnya