Interview Eksklusif All Time Low: Cerita Soal Jakarta dan Bra

Jumat, 31 Agustus 2018 | 11:13
HAI

HAI ketika mewawancarai Alex dari All Time Low

HAI-ONLINE.COM - All Time Low bakal kembali manggung di Indonesia akhir pekan ini. Lewat gelaran Hodgepodge Festival 2018, Alex Gaskarth cs siap memanjakan para hustlers dengan tembang-tembang seperti Everything is Fine hingga Do You Want Me (Dead)?

Ngomongin soal All Time Low, HAI beberapa kali sempat ngobrol bareng dengan kuartet asal Baltimore, Amerika Serikat ini, lho. Obrolannya nggak cuma sebatas soal musik, tetapi juga pengalaman personal para personel hingga fans mereka sendiri.

Nah, sambil nungguin mereka tiba di sini, yuk, simak obrolan seru HAI bareng Alex Gaskarth dan Rian Dawson dari All Time Low di bawah ini!

Segila apa sih Hustlers (fans All Time Low) menurut kalian berdua?

Alex: Penggemar kita sangatlah gila. Kita beruntung punya penggemar segila mereka. Jadi saya harap mereka tidak berubah sama sekali walaupun All Time Low sudah nggak terkenal

Rian: Terkadang kita melihat energi yang sangat besar yang mereka keluarkan di konser kita. Jadi bra-bra yang bermunculan jadi bonusnya.

BACA JUGA: Foto-foto Konser All Time Low di Jakarta 2013: Banyak Bra di Panggung

Dari semua album yang sudah dirilis, mana yang terbaik?

Alex; Menurut saya yang terakhir, Don't Panic. Menurut saya, Don't Panic seakan merakum semua hal tentang All Time Low. Jadi ada elemen-elemen keempat album sebelumnya menjadi satu dalam album ini. Album ini juga menjadi tempat mencari tahu siapa sih All Time Low itu.

Rian: Seperti kata Alex, menurut saya penting kalau kamu mau menjual sebuah lagu atau satu album yang merupakan hasil persetujuan dari seluruh personil band dan itu adalah Don't Panic.

Alex: Kita sempat punya beberapa lagu seperti Dear Maria, Count Me In yang punya ciri khas band ini. Tetapi kita belum pernah memiliki satu album yang All Time Low banget!

HAI

Konser All Time Low di Jakarta 2013

Banyak penggemar All Time Low yang sering mengelu-elukan istilah Jalex (Jack and Alex), menurut kalian apa itu Jalex?

Alex: Saya sama sekali nggak tahu apa itu artinya. Hehehe…

Rian: Memang sih terdengar seperti hubungan homoseksual Hahaha…

Alex: Apakah saya nggak boleh berteman dengan seorang pria? mungkin penggemar kita ingin saya menjadi seorang gay. Tetapi saya sudah punya pacar jadi tampaknya saya telah mengecewakan mereka.

Alex, katanya sempat membenci Blink-182 di awal kebentukan All Time Low, benar nggak?

Alex: Saya nggak mau bilang benci Blink-182. Ya dulu gue memang sedikit bodoh berpikir kalau saya sama kerennya dengan Blink-182 sampai All Time Low merilis tiga album yang sebenarnya banyak miliki pengaruh dari mereka. Dulu saya berpikir Bob Marley adalah musisi yang paling hebat dan memang terbukti. Tetapi saya berpikir adalah hak manusia untuk memilih musik yang mereka suka terutama di zaman pop musik seperti sekarang ini.

Pernah bermimpi bisa berkolaborasi dengan Blink-182?

Alex: Kita sudah beberapa kali bekerjasama dengan mereka. Gue sempat menggarap beberapa lagu bareng Mark Hoppus

Rian: Menurut gue, ATL dan Blink-182 bisa saja menciptakan banyak kolaborasi-kolaborasi karena Blink menjadi inspirasi All Time Low sejak berdiri. Tetapi kita sudah setidaknya berada di bawah mereka dalam hal popularitas.

HAI

Konser All Time Low di Jakarta 2013

Apa rasanya bisa berkolaborasi dengan vokalis-vokalis cewek seperti Taylor Jardine (We Are The In Crowd) dan Cassadee Pope (Hey Monday)?

Alex: Keren! Dua-duanya adalah cewek-cewek bertalenta. Cassadee adalah musisi yang hebat. Kita tur dan kolaborasi bareng dengan Cassadee hingga sekarang. Jadi menyenangkan sekali bisa mengajak dia gabung dalam album kita ini.

Kalau Taylor Swift?

Alex: Ya kita ingin sekali mengajaknya. Tetapi gue sedikit khawatir jika nanti Taylor Swift justru menulis lagu tentang kita.

Rian: Tapi tenang, kalau Taylor Swift belum pernah ke Indonesia, kita akan boyong dia ke sini. Dia akan sangat menyukai rencana ini.

Negara mana yang menjadi tempat tergila yang pernah All Time Low kunjungi?

Alex: Indonesia salah satunya!. Penggemar kita di sini cukup gila. Menyenangkan bisa melihat para penggemar saat sedang berpapasan atau bahkan di bandara ketika mereka mengikuti kita meski kita sedang liburan

Rian: Tetapi nggak enaknya kalau kita ingin nongkrong di bar hotel. Dan ketika lift terbuka tadaa! seperti bom yang meledak!

HAI

Rian Dawson dan Alex Gaskarth dari All Time Low bersama kru HAI

Pernah kebayang nggak kalau suatu saat All Time Low akan bubar atau rehat sejenak?

Alex: Saya nggak melihat hal tersebut akan terjadi. Beberapa alasan band bubar atau rehat adalah mereka tidak kompak lagi atau mereka sudah tidak mendapatkan level kesuksesan seperti sebelumnya. Tetapi kita masih bisa tur, merilis album dan manggung untuk para penggemar kita dan persahabatan kita di All Time Low masih sangat erat.

Mana yang lebih gila, fans All Time Low atau fans Justin Bieber?

Alex: Penggemar kita sudah cukup gila tetapi penggemar Bieber jauh lebih gila. Contohnya ketika ia meludahi fans sendiri, penggemarnya masih sangat mencintai Bieber. Tetapi jika kita yang melakukannya, fans kita jelas akan marah.

Punya musisi impian yang ingin kalian ajak Kolaborasi untuk album All Time Low selanjutnya?

Alex: Ya banyak sekali musisi yang kita ingin ajak berkolaborasi. Dave Grohl, akan sangat menyenangkan bisa berkolaborasi dengannya.

Rian: Saya kira sangat banyak musisi-musisi di sana yang pantas berkolaborasi dengan kita.

Alex: Salah satu yang menarik tentang musik adalah kita dituntut untuk kreatif baik dengan diri sendiri atau dengan orang-orang kretif lainnya. Jadi, kalau ada kesempatan bisa bekerjasama dengan orang-orang kreatif, tunggu apalagi!

HAI

Konser All Time Low di Jakarta 2013

Setiap personel pasti punya perannya masing-masing. Nah, sepanjang sejarah All Time Low, siapa sih yang kebagian menggarap lirik-lirik hingga instrumennya?

Alex: Kebanyakan saya karena saya selalu ingin menjadi yang terdepan memberikan ide-ide segar untuk band ini. Tapi, semua orang di band ini pasti punya kontribusinya masing-masing, kok.

Kalian kan makin tua nih dan fans-fans kalian juga demikian. Hebatnya, All Time Low selalu mampu menelurkan generasi fans baru. Ada pendapat soal itu?

Alex: Fans-fans kami hebat karena mereka tumbuh dewasa bersama kami. Tetapi, kami selalu yakin dapat melebarkan sayap kami kepada telinga-telinga baru, tentu saja lewat variasi musik dan lirik. Saya selalu yakin kalau musik kami dapat menjangkau semua generasi dengan caranya sendiri

Apakah kalian akan seterusnya bermain musik? Seperti Rolling Stones atau Metallica?

Alex: Hahaha. Sulit untuk mengatakannya tetapi saya harapn kami bisa terus bermain musik meski usia kami makin uzur

Editor : Alvin Bahar

Baca Lainnya