Kalau Nggak Berubah, 5 Tahun Lagi Jakarta Bakal Macet Total!

Kamis, 02 November 2017 | 06:00
Hai Online

Macet

Kemacetan emang jadi masalah akut di DKI Jakarta. Masalah itu timbul juga nggak lepas dari angka penjualan kendaraan bermotor yang meningkat tiap tahunnya.

Akibat hal tersebut, kecepatan di DKI Jakarta 5 tahun lagi diprediksi bakalan 0 km/jam, guys. Artinya nggak jalan sama sekali!

Dalam acara #UnlockJakarta yang digagas Uber dan Boston Consulting Group, kedua lembaga ini menyampanyekan ride sharing (berbagi perjalanan / nebeng).

Bayangin, pada jam-jam sibuk di Jakarta, ada sekitar 50 persen mobil lebih banyak dari yang bisa ditampung di jalan. Parahnya lagi, 50 persen mobil itu nampung 1 orang doang, alias yang nyopir!

John Colombo Head of Public Policy and Government Affairs Uber Indonesia juga mengungkapkan hasil risetnya nih.

" Sekitar 80 persen peserta survei menyatakan akan mengurungkan niat membeli mobil kalau ride sharing bisa memenuhi kebutuhan transportasi," ujar John.

John juga mengungkap hasil riset lain nih. Kalau 74 persen orang Jakarta terlambat datang ke momen penting gara-gara kemacetan.

"Acara yang paling sering terlewatkan yaitu pernikahan, kontrol kesehatan ke dokter, wawancara kerja, kedukaan dan konser musik," ujar John.

FYI nih, pengendara mobil di Jakarta buang waktu rata-rata 90 menit tiap hari gara-gara macet dan 21-30 menit buat nyari parkir. Itu sama aja kayak 22 hari per tahun. Hmmm, sama kayak jatah cuti bokap nyokap lo yang kerja kantoran!

Hal yang kurang lebih sama diungkapkan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno soal kemacetan Jakarta. "Kerugian gara-gara kemacetan ini besar, padahal potensi ekonomi Jakarta juga besar," ujar Sandi.

Ia juga mengungkapkan rencana agar angkutan umum berbasi daring di Jakarta bisa diintegrasikan dengan transportasi publik yang lain.

Buat lo yang bawa mobil ke sekolah, kampus atau nongkrong, ajakin temen-temen yang searah barengan. Pengurangan kemacetan buat tugas Pemerintah doang, tapi anak-anak muda juga harus bantu! Agung

Editor : Hai Online