Ini Masalah yang Muncul Lewat Transaksi Non Tunai di Tol

Senin, 09 Oktober 2017 | 10:03
Hai Online

Transaksi non tunai

Mulai akhir Oktober nanti, seluruh jalan tol dipastikan nggak lagi menerima pembayaran tunai. Para pengguna jalan tol wajib punya uang elektronik (e-Money). Namun rupanya, transaksi non tunai itu bukan berarti tanpa masalah.

Dilansir dari Kompas, sampai sekarnag masih ada kendala yang muncul dari transaksi ini dan harus segera diselesaikan.

“Contoh, alat pembaca (reader) masih ada yang belum bisa membaca semua kartu, jadi harus diganti. Belum lagi dari pengguna mobil yang belum siap,” ujar Herry Trisaputra Zuna, Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT).

Makanya jangan heran kalau di beberapa ruas tol, kita masih sering menemukan beberapa petugas yang berjaga di gerbang tol.

Hal ini bertujuan agar para pengguna yang merasa kesulitan bisa langsung dibantu oleh para petugas yang bersiaga tersebut.

“Jadi nggak ada lagi pengguna mobil yang kesulitan ketika melakukan transaksi non tunai,” kata Subakti Syukur, Direktur Operasional II PT Jasa Marga (persero) Tbk.

Seperti yang kita tau, mulai 31 Oktober, seluruh tol akan menggunakan transaksi non tunai. Namun, sejak bulan lalu sampai sekarang, Jasa Marga udah ngasih sosialisasi terkait hal tersebut. Diharapkan lewat sosialisasi itu, akhir Oktober nanti para pengguna jalan udah siap untuk transaksi non tunai.

Editor : Hai Online

Baca Lainnya