Bad Mood Itu Hal Yang Wajar, Bahkan Banyak Manfaatnya Bagi Mental. Jangan Melulu Dihindari

Kamis, 25 Mei 2017 | 11:16
Rizki Ramadan

hashtag galau

Emosi kita itu emang suka nggak menentu. Kadang senang, kadang ngerasa datar-datar saja, dan kadang kita ngerasabad moodbanget.

Sebagai manusia, nyatanya kita nggak perlu menghindari perasaan nggak enak itu, lho. Sejumlah penelitian mengungkap bahwa rasa sedih ataumoodyang nggak enak itu harus dianggap wajar. Bahkan, ada sederetan manfaat yang akan kita rasakan, terutama dalam hal adaptasi dengan lingkungan dan tantangan sehari-hari.

Salah satu manfaatnya secara psikologi adalah bahwabad mooditu menjadi peringatan agar kita memberi tahu ke sekeliling bahwa kita butuh di-notice.Selain itu, ini dia manfaat-manfaat lain yang bisa kita rasakan ketika bersedih:

1. Ingatan Kita Meningkat.

Ternyata, bad mood membuat kita jadi mengingat suatu momen dengan sangat detil.

2. Lebih Jernih Menilai Masalah.

Karena saat bad mood kita cenderung nggak bias dan terganggu dalam memberi kesan pada sesuatu. Kita nggak jadi gampang percaya, nggak kemakan stigma.

3. Jadi Termotivasi Kemudian

Kalau dalam keadaan tertekan, somehow, kita jadi mencari-cari cara untuk bangkit dari situ. Itulah mengapa, alih-alih jadi demotivasi, kalau lagi bad mood, kita jadi berusaha keras dalam melakukan pekerjaan.

4. Meyakinkan

Ya, ternyata, kalau lagi bad mood, kita jadi bisa mengatakan sesuatu lebih berpengaruh. Bisa mengajak dengan lebih baik. Lebih meyakinkan.

5. Lebih Adil

Walau cenderung menolak banyak hal, nyatanya tiap lagi bad mood kita jadi terbuka pada ekspektasi sosial dan norma. Karena itu, kita jadi adil dan nggak selfish.

Editor : Rizki Ramadan

Sumber : http://lifestyle.kompas.com/read/2017/05/24/100000720/tak.pe

Baca Lainnya