Bikin Ngiler, Ini Dia 7 Jajanan Anak Sekolah Korea Yang Wajib Kamu Coba

Selasa, 14 Maret 2017 | 06:00
Dimas Yulian

7 Jajanan Anak Sekolah Di Korea Yang Wajib Kamu Coba

Salah satu yang bikin kangen suasana sekolah, selain ketemuan sama temen-temen dan pelajarannya, ehem, adalah jajanannya. Hayo ngaku deh, siapa diantara kamu yang suka banget jajan pas di sekolah? Ngemil dan nongkrong bareng temen-temen emang punya sensainya tersendiri. Sebut deh jajanan kaya model cilok, batagor, sampe gorengan yang kaya udah jadi cemilan ‘wajib’ para anak sekolah. Di Korea Selatan jajanannya pun juga nggak kalah enaknya loh, tercatat ada banyak jajanan anak sekolah di Korea yang wajib kamu coba.

Mungkin ada beberapa kesamaan jajanan anak sekolah di Indonesia dan Korea. Namanya juga anak sekolah, pasti gamau yang repot-repot, dan yang pasi harus enak dan murah! Hehe Jajanan anak sekolah di Korea sendiri kebanyakan didominasi oleh cemilan yang biasa di jumpai di pinggir jalan atau biasa disebut streetfood. Ini dia 7 jajanan anak sekolah di Korea yang wajib kamu coba.

Ddeobokki (2.500 - 3.500 Won = Rp 20.000)

Ddeobokki
Ddeobokki ini adalah cemilan kue beras yang teksturnya kenyal mirip dengan ulen yang dimasak dengan saus pedas Korea yang dikenal dengan Gocujang. Selain itu, Ddeobokki biasanya juga diberi campuran dengan bubuk cabai, bawang bombay, dan daun bawang. Ddeobokki biasanya dijual di pinggir jalan dalam tenda yang disajikan dalam gelas kertas. Di beberapa restoran, ada juga yang nyajiin Ddeobokki yang divariasikan dengan ramen, telor, sosis, bahkan keju mozzarella.

Hoeddokk (900 Won = Rp 7.000 – Rp 8.000)

Hoeddokk
Hoeddokk adalah sejenis pancake yang digoreng dengan minyak yang berisi adonan kacang tanah, biji wijen, dan madu yang dihaluskan jadi satu. Terkadang, Hoeddokk juga disajikan dengan variasi rasa lain seperti sayuran misalnya. Cemilan Hoeddokk sendiri paling populer di daerah Insadong. Biasanya banyak yang makan jajanan ini saat musim dingin tiba. Pas banget nih kayaknya!

Kkochi Eomuk (700 – 1.000 Won = Rp 6.000 – Rp 8.000)

Kkochi Eomuk
Eomuk sendiri punya arti kue ikan, Kkochi Eomuk berarti punya arti kurang lebih kue ikan yang ditusuk mirip sate. Jajanan ini terbuat dari adonan tepung terigu dan ikan yang kemudian di masak dalam kuah kaldu yang terbuat dari lobak, rumput laut, dan beberapa bumbu lain. Sama seperti Ddeobokki, jajanan ini biasanya disajikan dalam gelas plastik yang berisi kaldu dan kecap asin.

Twigim (2.000 – 3.000 Won = Rp 16.000 – Rp 24.000)

Twigim
Twigim ini kalo di Indonesia mungkin bisa dibilang sejenis gorengan atau tempura, tapi punya harga yang rada mahal, hehe. Twigim adalah makanan yang dibalut dengan adonan tepung yang digoreng dengan minyak hingga garing. Jenisnya pun ada beragam, mulai dari sayuran, ubi, cabai, udang, gurita, sampai belut. Jajanan ini biasanya dimakan dengan deiclupkan pada kecap asin atau saus pedas dari Ddeobokki.

Hewori Gamja (2.500 – 3.000 = Rp 20.000 – Rp 25.000)

Hewori Gamja
Gamja sendiri punya arti kentang, sedang Hewori Gamja punya arti kurang lebih kentang tornado atau spiral. Disebut demikian karena makanan ini punya bentuk spiral yang melingkar layaknya angin tornado. Jajanan ini sendiri dibuat dari satu buah kentang yang dipotong tipis yang kemudian ditancapkan pada tusukan dan dicelupkan pada adonan tepung. Ini sih di Indonesia ada ya?

Bongeobbang (2.000 Won = Rp 16.000)

7 Jajanan Anak Sekolah Di Korea Yang Wajib Kamu Coba
Ini adalah roti yang punya bentuk kayak ikan yang berisi adonan kacang merah dengan rasa yang manis. Bentuk ikan sendiri dipilih karena melambangkan keberuntungan dan disukai oleh anak-anak. Rasa rotinya manis, dan punya tekstur seperti pancake yang pasti bikin kamu kenyang.

Mandu (1.000 – 2.000 Won = Rp 8.000 – Rp 16.000)

Mandu
Mandu sendiri sebenernya lebih mirip dengan pangsit kalo di Indonesia. Tapi pangsit Korea ini sedikit berbeda dengan yang ada di Indonesia. Mandu lebih mirip dengan pangsit khas China. Isinya pun beragam, mulai dari yang manis seperti adonan kacang merah, sampai yang gurih dan asin seperti daging, mie, dan kimchi. Nggak hanya itu, Mandu sendiri juga biasa diolah dengan dua cara, bisa digoreng atau dikukus sesuai dengan selera kita. Mantap!

Editor : Alvin Bahar

Baca Lainnya