Kenalin Nih Garmin FR35, Jam Tangan Khusus Pelari yang Bikin Kencang Setiap Hari

Kamis, 08 Desember 2016 | 13:30
Hai Online

Garmin FR35 punya warna hitam, putih, frost blue dan lime light

Kalo ngerasa larinya ribet karena bawa-bawa smartphone di pinggang atau di lengan_demi ngukur trek lari dan ngitung jarak, plis mulai sekarang bawanya Garmin Forerunner 35. Jam tangan khusus pelari ini bakal sanggup ngilangin keribetan itu dan yang terpenting kamu bisa ningkatin aktivitas harian serta ngebikin lari jadi semakin kencang.

Yap, Garmin FR35 emang sengaja didesain sebagai running watch yang khusus ditujukan buat para runners, terlebih yang baru memulainya. Sejak jam tangan ini ngelingker di pergelangan tangan, kamu udah bisa mulai mengatur pergerakan langkah kaki, latihan rutin, serta ngukur pencapaian pribadi (personal base) terutama pas pertandingan lari nanti.

Boleh dibilang, FR35 itu gadget yang penting nih buat kita ngedapetin pengalaman berlari dengan pengukuran-data-data standard lari yang komplet.

Waktu HAI mencoba FR35 di acara peluncurannnya, Kamis (8/12), saya ngerasa bawaannya mau bergerak. Padahal, hari itu saya lagi nggak pakai sepatu training. tapi nggak masalah, jam tangan yang sudah dilengkapi GPS ini bakal nyimpen data langkah kaki dan bisa ngukur cetak jantung cuma dari pergelangan tangan.

Wih FR35 tetap nyala meski dalam rendaman, sebenarnya bisa tahan sampai 5 ATM kok
"FR35 dilengkapi dengan teknologi built in Garmin Elevate wrist-bases heart ray yang bisa ngukur detak jantung dari pergelangan tangan. Ini bikin kegiatan berlari jadi lebih baik dan bahkan bisa mengontrol aktivitas harian kita," kata Al Sudiono selaku managing director Gramin untuk Asia Pasifik saat menjelaskan produknya di Tartine, fX Sudirman Jakarta.

Detak jantung yang diukur saat beraktivitas harian itu bakal terekam di FR35 dan bisa dilihat dari layar monitornya. Nggak cuma itu aja, dengan GPS di dalamnya, pelari juga bakal gampang ngelacak trek berlari, sejauh dan secepat apa jarak yang ditempuhnya bisa direkam tanpa harus ribet membuka aplikasi berlari.

"Ada smart connectivity yang udah support sama aplikasi yang dibutuhkan pelari. Untuk Indonesia, data di FR35 bisa dibagikan ke aplikasi seperti Nike plus atau Strava. Jadi nggak perlu ninggalin yang udah ada," katanya lagi.

Nggak cuma itu, selama latihan menggunakan FR35 pelari juga dimudahkan untuk nggak sering ngecek smartphone karena jam tangan canggih ini bisa terkoneksi dengan sosial chat seperti LINE atau WhatsApp.

"Emang nggak bisa membaca banyak paragraf seperti email tapi hanya sebagai tanda ada pesan masuk yang jika urgent, maka hentikan latihan atau bertandingnya," jelasnya lagi.

Kelebihan lainnya, pelari bisa cek jumlah langkah, kalori, menit intens, pengingat kapan harus bergerak dan juga paket latihan cardio/work out.

Agus Prayogo, pelari jarak jauh elite Nasional udah merasakan pengalaman memamahi FR35. Katanya jam tangan ini bikin pelari jadi cerdas.

"Sudah 20 tahun saya berlari, tapi sebelumnya kalo latihan atau tanding saya pakai yang bukan merek Garmin, saya bisa dibilang kayak pelari buta karena cuma bisa lihat waktu aja. Namun setelah pake Garmin, saya tahu apa yang harus dihadapi," katanya sekarang bisa tahu trek dan lihat heart rate.

Meski nggak banyak ngebantu latihan berat, Agus yang udah profesional merekomendasikan pelari pemula untuk memakai FR35 untuk merasakan kenyamanan berlari dan menjaga latihan badan.

So, kalo mau aktif setiap hari dan mau tetap kencang berlari, latihan terus dan pakai selalu FR35 untuk jadi kalkukator berlari dan sekaligus bisa buat ngecek kesehatan diri.

Selamat lari....

Editor : Hai Online