Kenalan Yuk Sama Mahasiswi Termuda UGM!

Rabu, 03 Agustus 2016 | 03:45
Alvin Bahar

Nida Aqidatus Sholikah akhirnya meraih cita-citanya dengan masuk di sekolah Vokasi (D3) UGM program studi Rekam Medis. Di usianya yang ke 15 tahun 16 hari ini, Nida tercatat sebagai mahasiswa termuda UGM.

Nida Aqidatus Sholikah akhirnya meraih cita-citanya dengan masuk di sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) program studi Rekam Medis. Di usianya yang ke 15 tahun 16 hari, Nida tercatat sebagai mahasiswa termuda UGM!

"Senang dan nggak menyangka menjadi mahasiswa termuda di UGM," ujar Nida Aqidatus Sholikah saat ditemui Kompas.com di sela-sela acara pembukaan Pelatihan Pembelajaran Sukses bagi Mahasiswa Baru UGM (PPSMB) di lapangan Grha Sabha Pramana, Senin (1/8).

Anak pertama pasangan Suryatna dan Yuliatin ini, sudah sejak Sekolah Dasar (SD) ia bercita-cita ingin kuliah di UGM. Sebab, UGM merupakan universitas negeri ternama dan melahirkan lulusan yang berprestasi.

"Ayah saya dulu S2 di UGM, saya juga ingin kuliah disini mengambil rekam medis. Saya ikut ujian tertulis gelombang dua," ucapnya.

9 tahun bisa SD sampai SMA

Perempuan kelahiran 16 Juli 2001 ini mengungkapkan di usianya ke 15 tahun ia sudah masuk ke perguruan tinggi karena menyelesaikan sekolah hanya 9 tahun. Ia bekerja keras dengan mengikuti program akselerasi sejak Sekolah Dasar (SD).

Lewat program akselerasi, cewek asal Kebasen Purwokerto ini menempuh jenjang Sekolah Dasar (SD) di SD Al Irsyad selama lima tahun. Setelah itu ia meneruskan ke SMPN 1 Purwokerto dan lulus dengan waktu dua tahun.

"Di SMA 1 Purwokerto saya lulus dua tahun," ujarnya

Ia mengaku, pada awal mengikuti program akselerasi sedikit kesulitan untuk mengejar materi pelajaran. Namun dengan gigih belajar demi mengejar cita-citanya ia berhasil lulus.

"Saya kerja keras untuk mengejar materi. Saya untuk bisa segara kuliah," ujarnya.

Masih mau kuliah hingga S2

Menurut dia, setelah menyelesaikan jenjang D3 anak pertama dari tiga bersaudara ini ingin melanjutkan ke jenjang S1 dan S2. Setelah itu ia ingin meraih cita-citanya bekerja di bidang kesehatan atau menjadi dosen. Awalnya ia mengikuti ujian tulis UGM dengan mendaftar di Fakultas Kedokteran, namun belum lolos.

Nida lalu mendaftar di rekam media sekolah Vokasi UGM dan diterima. Nggak disangka ia menjadi mahasiswa termuda dari 9250 mahasiswa baru UGM tahun ini.

"Saya ingin di dunia kesehatan atau menjadi dosen kalau sudah lulus. Kalau sudah kerja, saya ingin membantu adik dan orang tua," sebut dia.

Tahun lalu, mahasiswa termuda UGM tercatat bernama Aldo Meyolla Geraldino. Remaja asli Surakarta Jawa Tengah ini diterima di Fakultas Kedokteran, program Studi Pendidikan dokter di usia 14 tahun.

source: Kompas.com

Editor : Alvin Bahar