Tips Anti-Dehidrasi Saat Puasa

Jumat, 10 Juni 2016 | 07:00
Hai Online

Tips Anti-Dehidrasi Saat Puasa

Nggak mau dong lemes kekeringan saat menjalankan ibadah puasa, nggak mau juga kan bibir kering dan pecah-pecah trus dibilang jarang ciuman sama pacar, astaghfirullah!

Yang namanya puasa emang rawan kehilangan cairan dalam tubuh, jadi jangan heran kalo selama menahan lapar dan haus seharian asupan mineral jadi berkurang, padahal metabolism tubuh tetap jalan. Kalo cairan hilang banyak, fokus jadi melayang, lemas dan letih pun datang menghadang.

Nah, biar nggak kejadian yang begitu-begituan, HAI punya tips anti-dehidrasi saat menjalankan ibadah puasa. Selamat mencoba!

Mandi

Yap, selama berpuasa, sebaiknya dijaga mandinya. Jangan keseringan mandi atau membasuh diri dengan air karena bersifat makruh, tapi jangan juga sampai jarang mandi lantaran lemas dan males-malesan.

Untuk menghindari kejadian dehidrasi, mandilah dengan air dingin. Air dingin ini dapat membantu menjaga kelembaban kulit dan menghindarkan kita dari dehidrasi di saat kita nggak bisa re-hidrasi.

So, mandi yang baik adalah saat setelah imsak atau sebelum waktu subuh, dan setelah salat ashar atau sebelum bedug maghrib dan berbuka puasa.

Minum air putih aja

Lebih baik untuk tidak terlalu banyak mengonsumsi minuman selain air putih, terutama yang mengandung gula dan kafein. Emang, es teh manis atau sirup ABCDE sampai Z itu nikmat banget, tapi glukosa di dalamnya bikin tenggorokan makin kering lho!

Dan lagipula, cairan yang berguna bagi tubuh untuk menggantikan yang hilang bukan air the atau kopi melainkan air putih.

Minumlah saat berbuka, saat setelah makan malam, sebelum tidur, bangun tidur, makan sahur, dan sebelum imsak. Kalo aktivitas malam hari cukup banyak, minum beberapa kali di sela aktivitas, semisal habis olahraga malam dan mengerjakan tugas/PR sekolah lainnya.

Hindari Kaos Gelap

Bulan puasa ini, jangan sering-sering mengenakan pakaian berwarna gelap supaya tidak mempercepat penyerapan panas yang bisa bikin kamu jadi mudah berkeringat dan kehilangan banyak cairan tubuh.

Pakailah kaos atau kemeja dengan bahan yang mudah menyerap keringat, nyaman dan sopan. Karena selama Ramadhan, kamu pastinya sering mengunjungi masjid, bukan? Itikaf atau lihat bokin tadarusan. Astaghfirullah!

Jangan Makan Gorengan!

Untuk menghindari dehidrasi, kurang-kurangin deh makanan yang digoreng dan atau kuah bersantan, serta yang banyak mengandung gula tadi.

Lebih baik, lengkapi konsumsi makanan berbuka dengan berbagai bahan makanan yang mengandung sumber gizi utama, seperti karbohidrat (nasi, kentang, oat), lemak sehat (buah alpukat, minyak kelapa, kacang-kacangan ikan), protein (ayam, telur, dan daging segar), vitamin (beragam buah), serat, dan mineral.

Gerak Terus!

Yang namanya puasa itu jangan manja, semakin tubuh diam, semakin lemas. Lagian, puasa itu kan baik juga buat kesehatan tubuh. Dia membuang racun berbahaya. Nah, biar maksimal pembuangan racunnya, kamu harus menguras cairan tubuh dengan cara berolahraga.

Memang bikin haus, tapi pengurasan cairan tubuh sisa akan berguna untuk mengeluarkan racun dari dalam tubuh melalui keringat. Toh, pilih jadwal olahraganya setrelah berbuka dengan intensitas yang ringan, jadi kamu bisa langsung mengisi ulang cairan tubuh (rehidrasi) dengan makan dan minum sesuai kebutuhan!

Selamat mencoba!

Editor : Hai Online

Baca Lainnya