Pakai Headset Pas Bawa Motor ke Sekolah, Pelajar SMK Tewas Tertabrak Kereta

Rabu, 12 Oktober 2022 | 07:40

Tidak mendengar teriakan petugas, tubuh korban pelajar itu terpental sejauh 20 meter

HAI-Online.com- Dengerin musik boleh saja diatur dengan volume suara yang maksimal, akan tetapi jika tidak sedang sendirian usahakan dipasang setengah saja suara yang didengarkan dari headset kita.

Kalo tidak, bisa saja kamu bernasib sial hingga tidak sadar sudah menjadi korban tabrak kereta lantaran nggak aware sama keadaan sekitar.
Hal imi baru saja menimpa seorang pelajar inisial MHM (15) yang tewas setelah tertabrak kereta lokal Rangkasbitung-Lebak di wilayah Kubang Sepat, Citangkil, Kota Cilegon, Banten.
Baca Juga: Pakai Headset, Kepala Terpenggal di Lift Mirip Adegan Final Destination!
MHM tertabrak kereta saat mengendarai motornya, Honda Scoopy dengan nomor polisi A 3358 SO saat menuju sekolahnya di SMK Fatahillah, Cilegon pada Selasa (11/10) pagi tadi pada pukul 09.02 WIB.

"Pada saat melewati perlintasan kereta api (korban) tidak mendengar teriakan dari security dan tetap melaju sehingga tertabrak kereta," kata Kasat Lantas Pores Cilegon AKP Yusuf Dwi Atmodjo dikutip dari Kompas.com pada Selasa kemarin.

Teriakan petugas keamanan itu tidak terdengar oleh korban diduga karena saat mengendarai kendaraan ia menggunakan headset.

Akibatnya, benturan terjadi sehingga kendaraan korban terpental sejauh 20 meter dan tubuh korban terseret kereta api sejauh 120 meter.

"Akibat dari kejadian tersebut korban mengalami luka-luka dan meninggal dunia di tempat kejadian, kemudian dibawa ke RSKM Cilegon," ujar Yusuf.

Untuk penanganan kasus kecelakaan tersebut, lanjut Yusuf, dilimpahkan dan akan ditindaklanjuti oleh Polsek Ciwandan termasuk penggunaan headset oleh korban saat berkendara. (*)

Editor : Al Sobry

Baca Lainnya