Find Us On Social Media :

Tragis, Remaja 17 Tahun Ini Meninggal Setelah Dua Hari Dapat Vaksin Flu Gratis dari Institusi Medis Swasta

By Silmi Nur Aziza, Rabu, 21 Oktober 2020 | 08:27 WIB

Ilustrasi

Laporan Wartawan Grid.ID, Silmi Nur A

Grid.ID - Vaksin seharusnya bekerja untuk mencegah datangnya penyakit.

Namun, nasib malang harus diterima remaja ini setelah mendapat vaksin flu.

Ya, bocah remaja 17 tahun itu meninggal dua hari setelah mendapatkan vaksin untuk virus flu.

Dilansir dari Allkpop, pada Senin (19/10/2020), Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea (KCDC) mengatakan dalam sebuah pengarahan tentang pasokan dan vaksinasi dari vaksin flu.

 Baca Juga: Sempat Singgung Soal Gadis yang Nangis-nangis Saat Datang ke Nikahan Mantan, Salshadilla Juwita Tak Ngaku Sindir Lesty Kejora: Risih Aja, Datang ke Nikahan Mantan Terus Nangis!

Pihak KCDC menyatakan jika reaksi tak wajar setelah vaksinasi mencapai angka ratusan.

"Sebanyak 353 kasus reaksi abnormal setelah vaksinasi dilaporkan tahun ini, yang mana salah satunya kasus kematian telah dilaporkan yang sedang kami selidiki."

Menurut KCDC, individu yang meninggal adalah seorang bocah lelaki berusia 17 tahun yang diinokulasi di Incheon, Seoul, Korea Selatan.

Bocah itu menerima vaksin flu gratis di institusi medis swasta pada Rabu (14/10/2020) siang.

 Baca Juga: Sempat Singgung Soal Gadis yang Nangis-nangis Saat Datang ke Nikahan Mantan, Salshadilla Juwita Tak Ngaku Sindir Lesty Kejora: Risih Aja, Datang ke Nikahan Mantan Terus Nangis!

Tidak ada hal aneh yang terjadi sebelum dan sesudah remaja itu menerima vaksin.