3 Tahun Berturut, Finlandia Jadi Negara Paling Bahagia di Dunia

Minggu, 22 Maret 2020 | 14:29

Pelajar di Finlandia

HAI-online.com -Finlandia kembali meraih predikat negara paling bahagia di dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun.

Para ahli di PBB pada Jumat (20/3/2020) menyampaikan hasil penelitianWorld Happiness Report ini yang meminta orang-orang di 156 negara untuk mengevaluasi tingkat kebahagiaan mereka sendiri.

Untuk mengisi, para responden diminta mempertimbangkan aspek-aspek seperti Produk Domestik Bruto (PDB), dukungan sosial, kebebasan pribadi, dan tingkat korupsi dalam memberi skor kebahagiaan untuk negaranya.

Seperti dalam tujuh laporan sebelumnya, negara-negara Nordik mendominasi sepuluh besar, bersama Swiss, Selandia Baru, dan Austria.

Baca Juga: Lebih dari 3.500 Orang di Prancis Sempat Berkumpul Pecahkan Rekor 'Orang Terbanyak yang Berdandan Smurf'

Flickr/Pertti M.

Uspenski Orthodox Cathedral

Kemudian Luksemburg tahun ini naik ke peringkat 10 untuk pertama kalinya.

Indikator dari negara-negara paling bahagia adalah "di mana orang merasa saling memiliki, percaya dan nyaman satu sama lain, juga saling berbagi".

Penilaian itu dikatakan oleh John Helliwell, salah satu penulis laporan, dikutip dari AFP.

Sementara itu, negara-negara yang berada di peringkat bawah tahun ini adalah yang sedang dilanda konflik kekerasan maupun kemiskinan.Di antaranya adalah Zimbabwe, Sudan Selatan, dan Afghanistan.

Baca Juga: Kembali dari Wuhan, Kota di China Tampilkan Sosok Para Pahlawan Medis di Gedung-gedung Bertingkat

Sebaliknya Finlandia yang menepati posisi teratas, sebagian besar penduduknya menikmati kualitas hidup, keamanan dan layanan publik yang tinggi.

Meski begitu, data untuk World Happiness Report tahun ini dikumpulkan pada 2018 dan 2019, jadi nggak terpengaruh dengan situasi terkini akibat penyebaran virus corona.

Para penulis laporan itu memperkirakan bahwa kondisi lockdown di banyak negara saat ini bisa berdampak pada meningkatnya kebahagiaan di masa depan. (*)

Editor : Al Sobry

Sumber : Kompas.com, AFP

Baca Lainnya