Selebgram Ditangkap dan Dipenjara Setelah Panjat Piramida Giza Buat Konten

Kamis, 23 Januari 2020 | 14:18
Instagram/kingvitaly

Selebgram Ini Ditangkap dan Dipenjara Setelah Panjat Piramida Giza Buat Konten

HAI-online.com -Ketika berkunjung ke luar negeri, kita tentu harus mematuhi peraturan yang ada di sana. Di Mesir, salah satuaturan tersebut adalah dengan nggak mendaki piramida.

Tapi yang namanya hamba konten, kadang tetap aja dilanggar. Seperti pada kejadian bulan November tahun lalu, pemerintah Mesir telahmemberlakukan hukuman yang lebih keras bagi siapa pun yang nekat memanjat piramida tanpa izin.

Seseorangyang ketahuan memanjat “bangunanantik” itu tanpa izinbisa dijatuhi “setidaknya satu bulan penjara” dan/atau denda antara EGP10.000 (Rp 8,6juta)sampai EGP100.000 (Rp 86 juta).

Namun, seorang influencer YouTube dan Instagram bernamaVitaly Zdorovetskiy nekat memanjat piramida dan harus mendekam di penjara di Mesir selama 5 hari.

Baca Juga: Pria Ini Dikecam Setelah Timpuk Singa Peliharaan dengan Kue Ultahnya

Videorekaman pendakian ilegal yang dilakukannya itupun dibagikan kepada 3,1 juta pengikutnya di Instagram dan 10 juta subcriber-nya di YouTube.

Dalam video, setelah melakukan pendakian itu ia terlihat langsung ditangkap oleh kepolisian setempat dengan dibawa oleh mobil polisi.

Meski sudah pernah ditahan di berbagai negara, ia mengaku bahwa pengalamannya ini adalah yang paling buruk yang pernah ia alami.

Vitaly mengklaim aksi nekatnya ini dilakukan untukmeningkatkan kesadaranakan kebakaran hutan di Australiadan mengumpulkan uang yangia sebut akan disumbangkan ke badan amal Australia setempat.

Baca Juga: Minta Refund di Olshop, Akun Cowok Ini Malah Kena Ban Selama 980 Tahun

"Hentikan perang, bantu Australia. Ayokumpulkan uang,"ujar Zdorovetskiy dalam video.

"Aku melakukan ini untuk tujuan yang baik. Menyebarkan kesadarandi antara piramida-piramida cantik di Mesir ini. Mesir, aku mencintaimu, tak ada maksud untuk tak menghargaimu."

Namun, aksiVitaly ini mendapat banyak kritikan dari netizen. Banyak yang menganggap bahwaVitaly menggunakan tragedi yang terjadi di Australia tersebut untuk mencari sensasi.

Editor : Al Sobry

Sumber : USA Today

Baca Lainnya