Perempuan Tanah Jahanam, Penantian Joko Anwar Menunda 10 Tahun Cerita

Jumat, 11 Oktober 2019 | 15:42
Lubna/HAI

Screening & Press Conference Perempuan Tanah Jahanam

HAI-Online.com - Setelah sukses dengan "Pengabdi Setan", kini sutradara Joko Anwar siap menunjukkan karya horror terbarunya berjudul "Perempuan Tanah Jahanam"

film ini bakal tayang serentak di bioskop pada 17 Oktober mendatang. Nah, ternyata film ini sudah ditulis sejak 10 tahun yang lalu alias sejak tahun 2009, sutradara Joko Anwar menyimpan ceritanya.

"Ini film yang sudah saya persiapkan 10 tahun yang lalu. Waktu itu skenarionya sudah hampir selesai dan saya kerjakan terus. Dulu mau ngerjain, tapi masih takut karena film ini membutuhkan level teknis dan estetika yang halus banget pegangannya," cerita Joko Anwar saatpress conferencedi Epicentrum XXI, Jakarta, Kamis (10/10/2019).

Baca Juga: Gegara David Beckham Nungguin Lama, Blackpink Jadi Kena Hujat Netizen

"Dan sekarang baru kita produksi, jadi hari yang sudah saya tunggu lah, selama 10 tahun," lanjutnya.

Menurutnya, dalam menggarap Perempuan Tanah Jahanam, dibutuhkan 'kematengan' baik dari skenario maupun dirinya sendiri sebagaifilm makeragar hasilnya pun maksimal.

Padafilm horror keduanya ini, Joko Anwar kembali menggandeng Tara Basro sebagai pemeran utamanya.

"Rasanya bahagia sekali bisa terlibat di project ini. Salah satu project terlama Bang Joko dan begitu baca scriptnya pertama kali, lagsung ngarep diajak main. Akhirnya jodoh juga setelah casting," ungkap Tara Basro.

Perempuan Tanah Jahanam merupakan film yang diproduksi dari Base Entertainment yang melibatkan kerjasama antar tiga negara yaituRapi Films dan Logika Fantasi (Indonesia),Ivanhoe Pictures (Hollywood), sertaCJ Entertainment (Korea Selatan).

Menceritakan tentang Maya, seorang penjaga tiket tol, yang diperankan oleh Tara Basro. Karena merasa nggak pernah beruntung tinggal di kota, Maya bersama sahabatnya Dini (Marissa Anita) akhirnya memutuskan untuk pergi ke desa asal Maya berasa.

Mereka mendapat petunjuk bahwa keluarga Maya kaya raya dan menginggalkannya warisan. Namun, sesampainya di desa Maya justru dihantui oleh beberapa sosok anak kecil. Dan bukan hanya itu, seluruh penduduk desa juga ternyata mengincarnya untuk suatu rencana yang mengerikan.

Selain Tara Basro dan Marissa Anita, film ini juga dibintangi oleh Ario Bayu, Christine Hakim. Asmara Abigail, Kiki Narenda, dan sederet aktor aktris lainnya.

"Ini satu hasil kerjasama luar biasa antara produser, kru, pemain. Kita di sini bukan cuma bikin film, kita bikin keluarga. Semua yang terlibat mudah-mudahan mendapat pengalaman menyenangkan. Semoga filmnya juga diterima sama temen-teman semua," kata Joko. (*)

(Lubna Shafira/HAI)

Editor : Al Sobry

Baca Lainnya