Tips Sederhana untuk Mencegah Modus Begal Cabut Kunci yang Lagi Viral

Kamis, 16 Mei 2019 | 16:37
Instagram / rzamotovlog

Viral video modus begal cabut kunci di Jakarta

HAI-Online.com -Baru-baru ini, pengguna media sosial tengah ramaimembicarakan postingan video akun Instagram @rzamotovlog yang menceritakan pengalaman ketika dia hampir menjadi korbanbegaldengan modus cabut kunci di kawasan Gandaria City,Jakarta.

Dalam video yang diunggah pada Rabu (15/5), Reza yang tengah mengendarai motor tiba-tiba dipepet oleh pengendara lain dari arah belakang, dan mereka mencoba untuk mencabut kunci kendaraan yang tengah ditungganginya.

"Selamat pagi bapak ibu. Dimohon untuk waspada jika berkendara larut malam, karna saya baru saja mengalami aksi pembegalan yang terjadi pukul 01.00 wib dinihari tadi di sekitarGandaria City.Pelaku berjumlah 5 orang dengan 2 motor, terlihat jelas di kamera," tulis Reza.

Menanggapi video yang viral di kalangan pengguna media sosial tersebut, Andry Berlianto selaku instruktur keselamatan berkendara Rifat Drive Labs memberikan tips bagi para pengendara sepeda motor supaya terhindar dari modus begal cabut kunci motor.

Baca Juga : 5 Kasus Ini Membuktikan Remaja Bisa Dihukum Seperti Orang Dewasa Ketika Kejahatannya Super Kejam

“Caranya pakai tali atau landyard yang dikaitkan ke spion motor. Banyak dijual di berbagai tempat, bisa juga dengan pengait seperti karabiner atau gantungan kunci berpengait sehingga menyulitkan komplotan penjahat menarik kunci,” ujarnya.

Selain itu, pengendara sebaiknya juga menghindari lokasi rawan dengan memilih rute yang lebih banyak dilalui oleh kendaraan, dan langsung tancap gas menuju kantor polisi ataupun gedung dengan petugas keamanan ketika merasa dibuntuti.

"Lebih baik menghindari tempat rawan dengan memilih rute yang ramai, fokus dan perhatikan kondisi sekeliling dan apabilamerasa dijadikan incaran penjahat, berhenti di tempat aman seperti pos polisi atau gedung dengan petugas keamanan," tambahnya.

Semoga dengan tips yang diberikan ini, kita bisa lebih berhati-hati ke depannya, dan nggak menjadi korban kejahatan dengan modus serupa. (*)

Editor : Alvin Bahar

Baca Lainnya