Di Masa '90-an, 5 Gadget Ini Udah Kerasa Canggih Dan Bikin Bahagia Anak Muda

Minggu, 03 Maret 2019 | 19:00
iStockphoto

Vintage walkman, cassete and headphones on the wooden background

HAI-online.com -Di bahasan tentang teknologi, canggih ituternyata cuma soal waktu, sob.Misalnya, nih, sekarang kita menganggap Micro SD dengan kapasitas 32Gb itu udah canggih banget. Cuma seukuran kuku tapi bisa menyimpan 'buku' seperpustakaan, sob!

Tapi, tunggu sepuluh tahun lagi, deh. Micro SD yang kamu bangga-banggakan itu niscaya bakal terasaold school.

Tapi penggunaan teknologi itu nggak melulu karena faktor kecanggihannya belaka.Karena kita menggunakannya dalam waktu yang lama dan saat menggunakannya kita merasa senang, teknologi juga bisa menimbulkan kenangan.

Dan seringnya, kenangan itu cuma bisa diinget, nggak bisa diulang. Tsaaaah

Nah, bagi anak-anak tahun '90-an,gadgetinilah yang begitu lekat dengan kehidupan masa kecil dan masa remaja mereka. Bagi kamu generasi Z, benda-benda ini asik banget untuk dikoleksi. Banyak, kok yang jual.

Floppy Disk

iStockphoto
PeachLoveU

Floopy disk/ Disket

Sekarang, Micro SD Card yang ukurannya bahkan lebih kecil dari kuku, kita bisa menyimpan data sampai puluhan gigabyte. Tapi kamu mesti tahu, nih, di era '90an, media penyimpanan data dari komputer yang paling sering digunakan adalah disket (floopy disk)

Ukurannya 3,5 inch dan cuma bisa menampung data 500 KB hingga 1 MB. Bayangkan, untuk naruh satu foto saja nggak cukup, tuh

Tapi di disket ini, para anak '90an, biasa menyimpan game favorit untuk dimainkan di komputer. Tentu, komputernya adalah Windows 95.

Walkman

iStockphoto
patat

Remaja mengendengarkan walkman

Jauh sebelum ada Spotify dan MP3 Player yang bisa dibawa ke mana-mana, anak muda menggunakan Walkman.

Walkman adalah jawaban dari kebutuhan anak muda yang suka banget mendengarkan musik ke manapun mereka pergi. Sony adalah salah satu produsennya yang paling terkenal di masa itu.

Sebelum ada Walkman, anak muda kerap membawa radiotape ukuran besar, lho, kalau mau dengerin lagu sambil hangout.

Untuk mendengarkan lagu di Walkman, kamu perlu memasukkan kaset ke dalamnya.

Nintendo Gameboy

iStock Editorial
kaarsten

DAsseldorf, Germany - September 11, 2013: First Nintendo Game Boy classic Edition. This handheld video game, produced by Nintendo, hit the market during the late 1980s and rapidly became a global bestseller.

Inilah konsol game yang dimainkan anak-anak tahun '90an. Lahir tahun 1989, Nintendo Gameboy bisa dipakai untuk memainkan game sederhana dengan resolusi bit.

Untuk memainkan game, kita perlu memasukkan kaset dari game tersebut. Beberapa game yang terkenal adalah Contra, Motral Combat, Tetris dan Mario Bros

Di Indonesia tahun '90an, bahkan sampai banyak pedagang keliling yang biasa mangkal di depan sekolah menyewakan Gameboy

Tamagotchi

Tamagotchi

Kamu yang hobi main Pockemon mesti tau mainan satu ini.Mainanseukur gantungan kunci ini menampilkan hewan peliharaan digital (tentu dalam tampilan 8-bit) yang bisa kita kasih makanan dan dia akan tumbuh, sakit, gembira, hingga mati.

Pada eranya, mainan satu ini hits banget. Banyak anak-anak yang suka membawanya ke sekolah dan saling menceritakan perkembangan hewan digitalnya itu.

Baca Juga : Pasti Lo Baru Tau, Ternyata 5 Benda Ini Bisa Dicuci Dengan Mesin Cuci

Kamera Instan Polaroid

iStockphoto
Maja Drazic

Old camera and photo closeup

Well, kayaknya kamera instan adalah salah satu gadget anak muda zaman baheula yang masih hidup sampe sekarang. Bahkan, perusahaannya masih rutin merilis produk-produknya.

Sekarang ini, salah satu kamera instan yang terkenal adalah Fuji Instax. Selain mudah digunakan, kamera merk satu itu lebih murah harga filmnya dibanding yang merk Polaroid.

O ya, yang belum tahu, cara kerja kamera ini adalah kamu perlu kertas film dulu untuk memotret. Satu foto butuh satu kertas film. Setelah memotret, gambar akan ditembakkan ke kertas film itu dan cairan kimia di dalamnya akan bereaksi mencetak foto

Dari kelima benda di atas, mana yang paling pengen kamu koleksi? (*)

--------------------

BACA JUGA:

--------------------

Editor : Rizki Ramadan

Baca Lainnya