Stop Headbang, Ayo Goyang. Album Kedua Mooner Bakal Bernuansa Dangdut!

Jumat, 30 November 2018 | 10:16
Mooner

Mooner

HAI-ONLINE.COM - Siap-siap aja terkejut sama album kedua Mooner.

Judulnya singkat, O.M. Album ini adalah kolaborasi lanjutan setelah “Tabiat” yang dihasilkan oleh Absar (The Slave), Tama (Sigmun) dan Rekti (The Sigit) dan Marshella (Sarasvati) yang berawal dari ketertarikan terhadap musik yang sama, seperti band-band rilisan Vertigo dan Akarma Records, band Indonesia 70’an seperti AKA dan juga Panbers, hingga musik dangdut, tradisional dan timur tengah.

Meski suka sama band-band yang disebut, Mooner ngaku Tabiat jauh dari kesan mereplikasi influence mereka. Absar sebagai komposer musik utama, terus berusaha membuat riff dan melodi yang sarat dengan nuansa “kemelayuan” dan ‘ketimuran’ yang berakar dari tanah kelahirannya di kota Padang, tanpa melupakan daya tarik tak terelakan dari hingar bingar musik rock yang menjadi kegemaran utama dirinya.

“Kalo Tabiat terasa sangat dekat dengan kesan musik stoner rock dan cenderung mudah disukai oleh mereka yang gemar head banging, “O.M.” merupakan semacam anti-tesis dari kecenderungan tersebut,” kata Mooner dari rilis pers.

Baca Juga : Dari Mooner hingga Sir Dandy, Ternyata Iwan Fals Dengerin Musik Indie!

Tanpa nyebut kata “dangdut”, kayaknya album kedua Mooner bakal menjurus ke sana. Baca aja judul albumnya (O.M. dulu dikenal sebagai singkatan Orkes Melayu, RED) yang secara nggak langsung mengindikasikan inspirasi utama.

Dengan meminjam konteks musikal maupun tematis yang melekat pada kata O.M., mereka mengacak-acak komposisi yang biasa digunakan oleh grup musik orkes melayu dan mengkonstruksi ulang pri-bahasa Indonesia menjadi lirik yang menggelitik hati.

“Ditambah dengan nyanyian Marshella yang kian menonjol, mengayun berpacu dengan melodi dan riff gitar yang sedikit lebih masih memiliki unsur yang heavy. Maka “O.M.” akan menjadi tantangan berat bagi para head bangers untuk menahan goyangan jempol mereka,” klaim Mooner.

Produksi album kembali ditangani oleh Rekti dan Avedis Mutter di Red Studio dan Rebuilt 40124 Studio Bandung, dan dimastering oleh James Plotkin.

O.M. akan dirilis secara digital di Joox per 30 November 2018, sedangkan CD dan kasetnya bakal dirilis pada Desember oleh Bhang Records.

Ngoleksi piringan hitam? Versi vinyl O.M. bakal dirilis Outer Battery Records pada Maret 2019. Tarik Mang!

Editor : Alvin Bahar

Baca Lainnya