Terungkap! Kalau Baru Jadian Jangan Sering Ketemu. Kenapa ya?

  • Kamis, 11 Januari 2018 15:30 WIB

Mitos-Mitos Pacaran yang Ngerinya Sering Dilakukan Pasangan

HAI-Online.com - Namanya baru "jadian" pastinya ngerasa kasmaran, dong. Ya nggak? Rasanya kalau ngabisin waktu berdua bakalan cepet banget dan dunia
serasa milik berdua. Tapi ada fakta mengejutkan, nih, buat lo yang baru menjalin hubungan. Menurut sebuah penelitian, kalau baru pacaran itu sebaiknya jangan sering-sering ketemu.

Menurut Scott Carroll, psikiater dan penulis Don’t Settle: How to Marry the Man You Were Meant For, percaya adalah kunci untuk memulai sebuah hubungan yang bahagia terletak pada  bertemu dengan kekasih dua kali sepekan.

"Bertemu hanya dua kali sepekan bikin kita punya perasaan terdalam," katanya dilansir dari Kompas.com.

"Perasaan terdalam ini penting karena akan membantu kita melihat masalah  terhadap rasa cinta yang baru Anda mulai,” lanjutnya.

BACA JUGA: Kalo Nggak Mau Putus, Jangan Sampai 5 Pertanyaan Ini Ditanyakan ke Pacar

Dr Seth Meyers, seorang psikolog juga ngungkapin nih, pertemuan waktu pertama-tama jadian itu bisa ngasih pengaruh negatif buat hubungan."Salah satu faktor yang merusak banyak hubungan di awal adalah kecenderungan untuk mempercepat banyak hal," ungkapnya di Psychology Today.

Meyers juga ngejelasin orang yang baru aja pacaran dan pertemuannya terbilang sering, bakalan ngerasain emosi yang meledak-ledak."Kalau sering bertemu, biasanya bakal muncul ilusi keintiman dan ketergantungan. Padahal upaya saling mengenal pasangan juga dibutuhkan waktu bertahun-tahun," ujarnya.

Tapi Meyers ngungkapin juga kalau emang komitmennya udah mantap buat jalan beriringan (cie gitu) harusnya nggak jadi masalah ketemu sering-sering mah.

 

Artikel ini pertama kali ditayangkan di Kompas.com, dengan judul artikel Tak Perlu Sering Bertemu Pacar Saat Baru "Jadian"

Sumber : kompas.com

Reporter : Agung Mustika
Editor : Rian Sidik

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×