Psycho

Sudah Nonton Film 'Split'? Kenali Nih, Louis Vivet, Orang Pertama Yang Diduga Punya 10 Kepribadiaan

sosok Louis Vivet

Ada yang udah nonton Split? Itu, lho, film yang diperankan oleh James McAvoy, bercerita tentang tokoh Kevin, pria yang memiliki 23 kepribadian yang menyekap cewek.

Film ini sangat memukau. Apalagi nggak banyak film yang ngebahas cerita tentang kepribadian ganda (dissociative personality disorder). Dan di film ini, kasus kepribadian gandanya cukup ekstrem. Kevin bisa tiba-tiba berubah menjadi Dennis, sosok pria yang necis dan perfeksionis; lalu tiba-tiba berubah jadi Patricia, seorang cewek penyayang; dan tiba-tiba menjadi Hedwig, anak 9 tahun penyuka Kanye West; dan ternyata Kevin punya kepribadian monster juga. Bayangkan satu tubuh diisi 23 kepribadian?!

Di sini, HAI bukan mau mengulas filmnya. Melainkan pengen cerita tentang kasus lain soal kepribadian ganda, tepatnya, tentang Louis Vivet, orang pertama yang didiagnosis memiliki kepribadian ganda dalam sejarah.

cuplikan film Split
cuplikan film Split

Louis Vivet adalah seorang cowok. Lahir di Paris 1863. Ibunya adalah seorang pekerja seks komersial. Karena tidur dengan banyak pria, ibunya nggak bisa tahu siapa pria yang menjadi ayah Louis. Sang ibu pun stres, dan menumpahkan frustasinya itu kepada Louis anaknya. Louis kerap diserang secara fisik maupun mental oleh ibunya. Hal itu menyebangkan Louis suka histeris dan bahkan lumpuh temporal saat muda.

Saat berumur 17 tahun, Louis mengalami kelumpuhan dari pinggang hingga ke bawah karena ia trauma akibat tangannya dililit ular berbisa--ularnya nggak menggigitnya padahal. Ia kemudian  dikirim ke rumah sakit jiwa. Di sana, ia suka tiba-tiba kejang. Yap, epilepsi.

Setelah satu setengah tahun dirawat, Louis tiba-tiba bisa bangun, berdiri, dan berjalan. Dan ia nggak sadar bahwa seisi rumsah sakit kaget dengan perubahan itu. Kepribadiannya berubah-ubah, dan ia nggak punya ingatan tentang momen yang dialami kepribadian lainnya.

Setelah keluar dari rumah sakit, Louis menemui ibunya dan mencari pekerjaan. Namun, nggak lama ia sakit lagi dan dirawat di rumah sakit jiwa lagi selama 18 bulan. Selama di sana, kepribadiannya berubah-ubah. Kadang, ia menjadi Louis yang kakinya lumpuh. Ketika itu, Louis menjadi orang yang tenang, lembut sifatnya; Louis juga tidak suka Wine, baik hati, suka memberi makanannya.

Namun, ia juga bisa tiba-tiba seolah lupa dengan kelumpuhannya. Ia bisa membuat tubuhnya bisa berjalan lagi, dan di kepribadiannya itu Louis menjadi suka wike, ia jadi  orang yang suka mencuri, pemarah dan suka pertikaian. Karena itu Louis selalu keluar masuk rumah sakit jiwa dan penjara.

Ia didiagnosis sebagai pasien dengan kepribadian ganda pertama dalam sejarah. Dokter yang menaganinya menjelaskan bahwa senggaknya Louis punya 10 kepribadian. Tapi, setelah dipelajari saat ini, para ahli sepakat bahwa Louis hanya memiliki dua kepribadian.

Riwayat Louis berakhir pada 20 Oktober 1886. Tercatat terakhir kali sebagai pasien di RS Bicetre di Paris. Namun nggak diketahui kapan dan bagaimana Louis meninggal.

Dari cerita Louise ini, ada sejumlah penulis yang mengadopsi kisahnya menjadi novel. Salah satunya adalah Robert Louis Stevenson dengan novel klasiknya, The Strange Case of Dr. Jekyll and Mr. Hyde.

Rizki Ramadan

Berkeliaran di halaman sekolah, sebagai wartawan, sambil mengawal HAI School Crew menulis untuk rubrik My School Pages.

comments

embed this article

Copy and paste this code into your website.

×