Hati-hati, Ini 5 Tanda Teman Kamu Adalah Musuh Dalam Selimut Alias Frenemy

  • Rabu, 22 Februari 2017 15:30 WIB

Ilustrasi

Pernah denger istilah frenemy? Istilah ini adalah bahasa Inggris buat seorang teman yang ternyata musuh dalam selimut. Diambil dari gabungan kata friend dan enemy, kata ini merujuk pada seseorang yang berlagak seperti teman tapi suka menusuk dari belakang.

Beberapa di antara kamu mungkin baru sadar salah satu orang di sekitar kamu adalah frenemy ketika semuanya udah terlambat. Orang seperti ini selalu nunggu celah buat jatuhin atau nunjukin keenggaksukaannya sama kamu. Biar makin waspada, ini lima tanda frenemy yang harus kamu perhatiin.

Suka Gosip

Seorang pakar hubungan, Audrey Hope, bilang kalo tanda utama seorang dianggep frenemy adalah terlihat selalu bersikap baik di depan kamu, tapi suka ngegosip di belakang. Ciri-ciri ini juga bisa diamati kalo ada seseorang yang sering ngegosipin salah satu teman yang nggak ada atau lagi nggak di situ. Orang kayak gini berpotensi buat jadi seorang frenemy yang harus diwaspadai.

Nggak Suka Dengan Prestasi Kamu

Seorang teman sejati selalu ikut bahagia dan bangga dengan semua pencapaian kamu. Tapi, menurut seorang pakar hubungan, Tya Cunningham-Sumter, Seorang frenemy nggak akan dateng di acara buat merayakan keberhasilan kamu. Atau kalo pun dateng dia nggak akan tulus saat ngasih selamat atau menyalami kamu.

Selalu Negatif

Masih menurut Cunninham-Sumter, seorang frenemy biasanya selalu bisa nunjuk kesalahan yang kamu lakukan. Lebih tepatnya sering nyari-nyari kesalahan yang ada pada diri kamu, meskipun dengan cara yang halus dan nggak terlihat.

Pasif-Agresif

Berbeda dengan orang yang suka nge-bully, frenemy cenderung suka pake taktik pasif agresif buat bikin kamu terasa buruk. Seorang life-trainer, Kali Roach, ngasih beberapa contoh orang yang termasuk tipe ini. salah satunya adalah suka nyindir dan ngetawain kamu di depan publik. Orang tipe ini juka suka bercanda terlalu jauh yang akhirnya bikin kamu down.

Bikin Kamu Ngerasa Nggak Berguna

Seorang pakar etika, Sharon Schweitzer, biang kalo seseorang dengan kecenderungan frenemy selalu bikin kamu nggak berguna dan ngerasa hanya jadi sekedar aksesori aja. Salah satunya ngajakin kamu ke sebuah acara, tapi akhirnya kamu cuma ditinggalin gitu aja. Seorang frenemy adalah tipe orang yang hanya memerdulikan dirinya sendir dan suka ngambil keuntungan dari orang lain yang dijadiin targetnya.

Adakah salah satu temen kamu yang masuk dalam ciri-ciri ini? Mulai hati-hati ya!

Reporter : Dimas Yulian
Editor : Alvin Bahar

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×