Wah, Fotografer Ini Motret Sperma di Perut Cewek Sampai Akhirnya Punya Nyawa! Kok Bisa?

  • Kamis, 16 Februari 2017 07:00 WIB

8 minggu di rahim ibu

Proses terlahirnya bayi ke dunia dari perut sang ibu memang terlihat tidak melalui banyak proses. Semenjak dibuahi oleh sperma, janin sang ibu akan memulai prosesnya dalam membentuk sang bayi. Itu semua kuasa Tuhan, dan di luar nalar batas logika manusia.

Namun, apakah kalian ada yang pernah berpikir atau penasaran, bagaimana, sih, sperma bisa berubah bentuk hingga menjadi seorang bayi lucu yang sempurna dan tanpa dosa?

Nggak hanya kalian yang penasaran, tapi juga fotografer bernama Lennart Nilson, si fotografer janin. Pada tahun 1965, foto-foto embrio bayi yang ia berhasil ambil, dicetak oleh majalah LIFE dan menjadi fenomena yang sangat menakjubkan bagi masyarakat dunia. Namun, dengan teknologi yang kurang memadai, ia hanya bisa memotret embrio bayi saja, namun tidak sperma yang ada di dalam perut sang ibu.

Akhirnya, seiring berjalannya waktu, ia menemukan cara untuk bisa menangkap seluruh proses pertumbuhan sperma menjadi embrio. Dibantu oleh alat medis bernama cystoscope, ia berhasil merekam foto-foto sperma yang seiring berjalannya waktu berubah menjadi embrio bayi.

Tentu saja, ini menjadi sejarah di dalam hidup manusia. Karena mereka dapat melihat proses terbentuknya nyawa yang masuk ke dalam embrio seorang bayi melalui foto-foto.

Berikut adalah foto-foto Nilson, bersiaplah untuk takjub!

Sperma bergerak menuju sel telur

Sperma bergerak menuju sel telur
Sperma bergerak menuju sel telur

Satu dari ratusan juta sel sperma ayah ini berhasil menjamah sel telur sang ibu

Sel sperma masuk ke dalam sel telur
Sel sperma masuk ke dalam sel telur

Seminggu kemudian, embrio berpindah ke rahim oleh mengambang ke bawah melalui tuba fallopi.

Seminggu kemudian, embrio berpindah ke rahim oleh mengambang ke bawah melalui tuba fallopi.
Seminggu kemudian, embrio berpindah ke rahim oleh mengambang ke bawah melalui tuba fallopi.

Seminggu kemudian, embrio akhirnya menempel di dinding rahim

Seminggu kemudian, embrio menempel di dinding rahim
Seminggu kemudian, embrio menempel di dinding rahim

Reporter : Fadli Adzani
Editor : Bayu Dwi Mardana Kusuma

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×