Ini Bahaya Melakukan #SkipChallenge Pada Remaja, Bisa Bikin Otak Rusak Hingga Kematian!

  • Jumat, 10 Maret 2017 10:00 WIB

#SkipChallenge | Kompas.com

Baru-baru ini ada tantangan atau challenge baru yang lagi heboh di media sosial. Kalo challenge-challenge sebelumnya lebih terkesan buat seneng-seneng bareng teman, challenge yang satu ini justru punya efek buruk buat kesehatan yang nggak main-main. Tantangan yang lagi rame di remaja Indonesia itu adalah #SkipChallenge atau yang di Amerika Serikat disebut dengan #PassoutChallenge.

#SkipChallenge dilakuin dengan cara neken bagian dada sekeras-kerasnya selama beberapa waktu, hingga seseorang kekurangan oksigen dan kemudian kehilangan kesadaran alias pingsan. Kebanyakan remaja pada ikutan ngelakuin ini karena dianggap sebuah pengalaman yang menegangkan dan menantang. Mereka kemudian banyak yang membagikan rekaman #SkipChallenge yang di lakukan di media sosial agar kemudian jadi viral.

Faktanya, #SkipChallenge sangat berbahaya buat kesehatan karena bisa bikin seseorang pingsan, hipoksia (otak kekurangan oksigen), kejang, kerusakan otak, bahkan kematian.

#SkipChallenge
#SkipChallenge

“Saat ngelakuin passout challenge (atau#SkipChallenge) mereka niru kondisi kekurangan nafas. Mereka menghentikan otot dada bergerak, sehingga nggak ada oksigen ke otak. Otak kemudian kekurangan oksigen dan seseorang akan kehilangan kesadaran,” kata Dr. Nick Flynn, dokter dari Union Quay, Medical Centre, Cork, seperti dikutip dari Kompas.com.

Bahkan, menurut Nick, yang terjadi pada otak saat #SkipChallenge sebenernya mirip dengan seseorang yang sedang tenggelam, tersedak, atau ngalamin serangan jantung.

“Kondisi itu menyebabkan hipksia pada otak atau kadar oksigen sangat rendah dan dapat memicu kejang bahkan kematian. #SkipChallenge ini sangat berbahaya,” jelasnya sepereti dikutip dari Irishexaminer.com

Faktanya kalo otak kekurangan oksigen lebih dari 3 menit, maka akan terjadi kerusakan otak. Sedangkan apabila lebih dari 5 menit, akibatnya akan sangat fatal. Karena itu, #SkipChallenge harus mulai dihentikan.

Meskipun kesadaran bisa kembali, namun ada resiko #SkipChallenge ini, yaitu terjatuh dan cidera setelah sadar dari pingsan. Terkadang, pada situasi tertentu setelah pingsan karena #SkipChallenge, para pelaku akan berada dalam kondisi terduduk, sehingga kerja jantung memompa oksigen jadi lebih sulit. Tuh kan, mending nggak usah nyobain deh!

Reporter : Dimas Yulian
Editor : Alvin Bahar

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×