Anak Kost Wajib Tau, Ini 5 Bahaya Tidur Pakai Kipas Angin!

  • Selasa, 14 November 2017 14:15 WIB

Tidurnya pakai kipas deket banget!

HAI-ONLINE.COM - Tinggal dalam sekotak kamar sederhana atau kosan kadang membuat tubuh kita menjadi gerah dan berkeringat. Kita pun jadi sering melepas pakaian, terutama saat jam tidur datang.

Bahkan, seringnya menjelang tidur tidak sedikit kita yang menyalakan kipas angin sampai ke level tertinggi. Biar apa? Biar udara bisa berputar-putar dan akhirnya menurunkan suhu tubuh kita yang kepanasan.

Yeah, itu berhasil. Sesimpel itu membuat badan jadi tidak berkeringat, namun yang perlu diketahui adalah jika terus-menerus tidur memakai kipas angin, justru hal ini akan bisa menimbulkan sejumlah bahaya yang bisa berakibat fatal. Pasalnya, dampak negative tidur memakai kipas angin bisa saja  merenggut nyawa seseorang. Duh!

Karena HAI juga suka banget nih dikipasin pakai mesin kipas angin dan atau pendingin udara yang fan-nya dibiarkan berputar-putar, mulai sekarang harus dikurangi sedikit demi sedikit biar bahayanya tidak menjangkit di tubuh kita!

Yuk, buat anak kos terutama, awasi 5 bahaya tidur pakai kipas angin!

Tubuh kekurangan oksigen

Dampak negatif pertama yang terjadi pada tubuh jika sering tidur menggunakan kipas angin adalah tubuh akan kekurangan oksigen.

Hal ini terjadi apabila arah kipas angin langsung ditujukan ke wajah, terkena bagian hidung dna mulut di dalam ruangan yang tidak memiliki fentilasi. Alhasil, udara yang berputar-putar di dalamnya tidak diperbaharui sehingga oksigen tidak dapat berfungsi dengan baik ketika dihirup tubuh kita.

Suhu tubuh menurun drastis

Saat hembusan angin menerpa tubuh kita di dalam kamar, suhu tubuh kita akan menurun. Hal itu pasti dan tentu belum berbahaya. Hanya saja, saat sudah lebih adem, kadang kipas angin masih terus berputar dan menurunkan suhu kita menjadi lebih rendah lagi. Terutama saat dalam keadaan tidur. Hasilnya suhu tubuh kita bisa saja menurun drastis.

Reporter : Agassi Moriand
Editor : Agassi Moriand

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×