Salut! Mahasiswa UGM Ini Bikin Pestisida Alami dan Menang di Kompetisi Internasional

  • Kamis, 22 Maret 2018 18:45 WIB

Mahasiswa UGM Menang di Kompetisi Internasional (Foto: Dok. UGM) | Dok. UGM

HAI-Online.com - Makin banyak aja nih bro anak muda yang berhasil menang di berbagai kompetisi internasional. Salah satunya dari mahasiswa UGM yang mendapat juara 1 dalam 10th Chemical Product Design Competition, Process Engineering and Energy Days Universitas Indonesia (CPDC PGD UI) 2018.

Para mahasiswa UGM yang terkumpul dalam tim BUMDest ini terdiri dari Muhammad Hafish Mahdi, Jonathan Kent Sorensen, Natali Gupita Abhirama, Yohanes Susanto dan Albertus Alphero Tangkilisan. Mereka unggul dalam sembilan finalis lainnya loh dengan ide pengembangan produk pestisida alami.

"Ide produk yang kami kompetisikan berawal dari pengamatan kebiasaan petani dalam menggunakan pestisida," tutur Jonathan dalam situs resmi UGM.

UDAH TAU BELUM? Ini 5 Kegiatan Seru untuk Kelas 10 dan 11 Bisa Lakuin Waktu Libur USBN

Lebih lanjut, Jonathan bilang nih bro kalau hal yang menarik perhatian dia dan kawan-kawannya dalam tim BUMDest ialah fakta soal petani yang harus menyemprot pestisida jauh lebih sering saat musim hujan karena pestisida biasa mudah terbawa air hujan. Nggak cuma itu, tapi petani juga umumnya disinyalir memilki tingkat kesadaran yang rendah terkait keselamatan kerja. Contohnya mencampur pestisida tanpa menggunakan sarung tangan dan masker. Hal inilah yang bikin petani berpotensi terserang penyakit sarap dalam waktu lama.

Produk pestisida alami yang diberi nama CountrySide (Controlled-Release Eugenol Citral Ranfast Pesticide) ini dibuat dari bahan dasar minyak daun cengkeh dan minyak sereh. Kedua bahan itu menurut Natali tergolong relatif lebih aman dibanding bahan aktif pestisida pada umumnya dan nggak beracun. Selain itu, CountrySide juga duakali lebih kental ketimbang pestisida biasa. Jadinya nggak gampang terbawa air hujan sob.

Ke depannya, produk yang juga hasilkerja sama dengan dosen Departemen Teknik Kimia UGM, Wiratni, S.T., M.T, Ph.D ini bisa terus membantu petani. Tentunya juga dapat terus dikembangkan.

Reporter : Dewi Rachmanita
Editor : Rian Sidik

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×