Mengenal Profesi Diplomat: Tiap 3 Tahun Pindah Negara Demi Indonesia

  • Kamis, 5 Januari 2017 17:47 WIB

Lutfi Jatmika, diplomat muda Indonesia sedang melakukan business matching dengan pengusaha Georgia di Expo Georgia Tbilisi pada April 2016 lalu | Doc. Lutfi Jatmika

Sering ke luar negeri, bahkan bakal tinggal pindah-pindah negara dalam waktu bertahun-tahun di tiap negara, dan terkesan sebagai orang yang pandai cas cis cus membahas suatu isu. Itulah yang paling kita tahu tentang profesi Diplomat. Singkatnya, diplomat adalah profesi yang enak dan "wah".

Tapi, sebenernya apa sih yang dilakukan diplomat selama kerja di dalam dan luar negeri?

Pasti belum banyak yang tahu, kan. Ada baiknya, kita tanya langsung ke salah satu diplomat muda di Kementerian Luar Negeri, Lutfi Jatmika.

Pada dasarnya, menurut Lutfi, ada lima tugas utama diplomat. Pertama, representing, mewakili Indonesia baik di forum bilateral maupun multilateral. Kedua, protecting, yaitu kita melindungi seluruh warga Indonesia yang ada di perwakilan

Ketiga, promoting, mempromosikan perekonomian, pariwisata, dan kebudayaan yang ada di Indonesia ke orang asing.

Keempat, negotiating, negosiasiasi kepentingan republik Indonesia baik itu di forum bilateral maupun non bilateral. Terus yang terakhir reporting yaitu melaporkan apa yang kita kerjakan kepada pimpinan.  

Para diplomat bekerja di kedutaan besar Republik Indonesia (KBRI) di tiap-tiap negara. Tapi ada juga yang mangkalnya di kantor Kementerian Luar Negeri di Indonesia. Nah, sehari-harinya, apa sih yang dikerjakan?

"Dalam sehari-hari saya menangani Direktorat Eropa III, menangani Ukraina, Georgia, Armenia dan Belarus. Jadi kalo urusan bilateralnya kami menangani Ukraina dan perwakilan negara-negara yang dirangkap oleh perwakilan kita yang ada di Ukraina yaitu Georgia. Jadi saya menangani hubungan politik, ekonomi, sosial budaya. Apa pun yang terjadi antara republik Indonesia dengan negara-negara yang berada di kawasan tersebut kita menanganinya," cerita cowok 30 tahun yang sudah sejak 2014 kerja di Kemenlu ini.

HIdup Berpindah-pindah Negara

Kayaknya, setelah pilot, diplomat adalah profesi yang akan mengunjungi banyak negara deh. Nah, ada dua macam kunjungan luar negri. Pertama, kunjungan dinas. Durasinya bervariasi, tergantung arahan penugasan. ini bakal sering banget, sih. Lutfi saja, selama dua tahun ini sudah melakukan perjalanan dinas ke Singapura, Kyiv ukraina, Den Haag Belanda dan Tbilisi Georgia.

Reporter : hai-online.com
Editor : Rizki Ramadan

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×