Semakin Terungkapnya Sisi Gelap Sebuah Teknologi Bernama AI

  • Jumat, 12 Januari 2018 21:15 WIB

Perkembangan AI Bakal Semakin | Ars Technica

HAI-Online.com - Semakin maju teknologi, semakin banyak juga hal baru yang dulu kita anggap mustahil, namun sekarang bisa bener-bener terjadi. Salah satu teknologi yang sekarang lagi berkembang dengan pesat adalah Artificial Inteligence atau yang disingkat menjadi AI.

AI sendiri diharapkan bisa menjadi solusi masa depan untuk menyelesaikan berbagai masalah seperti kesehatan, keamanan, pendidikan, sampai lingkungan. Tapi, yang nama teknolgi pasti punya sisi gelap yang memiliki dampak negatif. Nah, salah satunya adalah okmun satu ini yang memanfaatkan AI untuk membuat video porno.

CEK GUYS: Lupakan Mobile Legends, Ini 5 Games yang Bisa Ditamatin Cepat dan Pas buat Liburan

Tools yang diciptakan para oknum itu berfungsi untuk menukar wajah artis papan atas dunia seperti Gal Gadot, Maise Williams, Taylor Swift, sampai Scarlett Johansson dengan bintang porno dalam sebuah video. masing-masing video dan gif yang dihasilkan punya tingkat kesuksesan teknis berbeda-beda.

Sejauh ini, video dan gif porno ini tersebar dan meluas melalui Reddit. Sang pembuat menciptakan algoritma penukar wajah yang bisa memalsukan material tertentu. Karena kode ini bersifat terbuka, jadi bagi siapapun yang punya pengetahuan Machine Learning bisa menggunakanya untuk membuat layanan-layanan yang bersifat illegal.

Seperti Adobe Tool yang bisa buat “apa aja”, algoritma Face2Face ini juga bisa menukar sebuah video dengan pelacak posisi wajah yang berjalan secara real-time. Jenis porno yang seperti ini menunjukan bahwa saat ini kita hidup di dunia dimana sangat mudah membuat video yang dipercaya tentang seseorang yang melakukan dan mengatakan hal-hal yang sebarnya nggak pernah mereka lakukan.

Hal seperti ini bisa menjadi sesuatu yang sangat menakutkan. Karena, percaya atau nggak, sebagian dari kita sudah membuat database  dari muka kita masing-maing.

Terlihat dari sebuah data yang mengatakan bahwa orang-orang di seluruh dunia mengunggah 24 miliar foto selfie ke Google hanya dalam kurun waktu satu tahun yaitu dari tahun 2016-2017. Pasti bisa kebayang kan, kalau misalnya ada seseorang yang bisa melakukan hal ini dan menjalankan algoritma mereka sendiri untuk membuat rekamana video porno palsu untuk bahan lecehan.

Reporter : Dio Firdaus
Editor : Rian Sidik

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×