Hasil Penelitian: Otak Anjing Mirip Otak Manusia

  • Jumat, 13 Oktober 2017 20:30 WIB

Review Film A Dog’s Purpose: Giliran Anjing Mencari Tujuan Hidup

Ada satu kejadian unik yang bikin banyak orang makin penasaran sama sosok anjing.  Kejadiannya kaya gini, jadi ada anjing melompat dari sebuah helikopter untuk menemani tim SEAL AS dalam serangan ke kompleks Osama bin Laden pada 2011, setelah kejadian itu, seseorang bernama Gregory Berns mendapat ilham.

"Saya pikir, jika anjing bisa melompat keluar dari helikopter, kita bisa melatih mereka masuk ke MRI," kenangnya.

Tahun berikutnya, ilmuwan saraf itu meluncurkan Dog Project di Emory University, yang pertama mengajarkan anjing berbaring diam tanpa sedasi apa pun dalam pemindai MRI sehingga otaknya dapat dipelajari.

Peneliti pun dapat melihat bagaimana reaksinya terhadap rangsangan seperti isyarat tangan, suara, dan bau. Aktivitas di pusat otaknya dapat menunjukkan apakah anjing lebih menyukai kasih sayang manusia alih-alih makanan (kebanyakan seimbang).

Kini, Berns ingin mengetahui bagaimana anjing mempelajari bahasa manusia: saat anjing mendengar sebuah kata, apakah itu hanya rangsangan pendengaran atau memiliki makna lebih dalam?" Ia menghabiskan satu tahun mengamati aktivitas otak anjing saat mereka mendengar kata-kata familier atau ocehan yang nggak jelas.

Berhubung struktur dan proses otak anjing berpotensi seunik dan sekompleks otak manusia, butuh beberapa tahun pengujian.

"Saat kita berbicara tentang 'anjing', itu sama deskriptifnya dengan membicarakan 'manusia'," ungkap Berns. Berikut ini hasil penelitian tentang anjing.

Raban

Seperti bayi manusia, anak anjing lebih merespons ujaran manusia bernada tinggi daripada rendah. Peneliti di New York dan Prancis menemukan, nada tinggi benar-benar membantu anak anjing mempelajari kata-kata—saat dewasa, anjing tak lagi memilih oktaf lebih tinggi.

Wah, Ada yang mau Berantem Nih: Wah, Conor McGregor Ditantang sama Pegulat WWE Ini

Sumber : http://nationalgeographic.co.id/

Reporter : Rian Sidik
Editor : Rian Sidik

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×