Skulizm

Sehari Sebelum USBN, 7 Hal Inilah Yang Heboh Dilakukan Murid Kelas XII.

(Foto ilustrasi) siswa belajar di kamarnya
Foto by : Endy

Hari ini sampai Kamis 23 Maret besok, temen-temen kita di seluruh SMA akan menjalani ujian sekolah berbasis nasional. Diibaratkan main games, USBN ini adalah raja terakhir ketiga sebelum Ujian Nasional dan yang paling sakti, SBMPTN. Tapi, ini bukan berarti USBN dianggep enteng. Nyatanya, para kelas XII heboh di malam sebelumnya. Tapi, apakah kehebohan karena mereka bulak-balik halaman buku pelajaran dan bahas soal? Jangan salah, inilah yang malah dihebohkan..

Sebar-sebar kunci Jawaban Tipu-tipu.

Di group chat kelas, bimbel, organisasi, atau apa pun yang isinya banyak anak kelas XII, pasti ada aja tuh yang kirim file PDF. Nama filenya sih meyakinkan. “Kunci Jawaban Geografi 2017.” Atau, “Soal Agama Tahun Lalu.”

Pas dibuka pun, halaman pertamanya masih meyakinkan, tapi pas di-scroll ke halaman kedua. Jreeeeeeng. Yang muncul malah gambar setan. Haha

Mantau Medsosnya Kemendikbud

Walau nggak mungkin tiba-tiba medsos Kemendikbud nyebar kunci jawaban, tapi banyak loh yang mantengin. Ada yang ngarep USBN dibatalin, ada yang ngaku punya laporan soal bocoran KJ, dan nggak sedikit juga yang minta doa.

 Minta Doa di Kolom Komentar LINE Today

Udah dari satu bulan lalu kayaknya, di beberapa artikel di LINE today yang terkait isu sekolah atau pendidikan, pasti ada aja komentar yang isinya bukan mengomentari berita, tapi minta doa agar lulus ujian, entah itu USBN, UN, atau SBMPTN.

Belajar Kelompok

IG Story kemarin isinya agak beda. Walau MInggu, tapi banyak anak SMA yang ngepost dirinya dan temen-temennya lagi belajar kelompok. Bahas soal, liat-liat catetan, sambil becanda. Kadang, dengan belajar kelompok, ketegangan kita menghadapi ujian jadi berkurang, iya nggak?

Sebar Info Hoaks Becandaan

“bobot penilaian USBN akan diubah menjadi 40% nilai dari soal yang sudah bocor dan 60% dari soal yang baru didistribukan”

Itu adalah salah satu poin info yang nyebar dari satu grup ke grup lainnya. David Josua, yang pembuat pesan itu, akhirnya buka suara. Maksud dia bener-bener becanda. Pun di akhir pengumuman dia tulis:

“Beirkut adalah contoh pesan hoax tentang pelaksanaan USBN. Terima kasih”

Tapi yang terjadi, ketika pesan itu di-forward ke grup lain, kalimat terakhirnya dihapus. Celakanya, pesan yang awalnya dikirim David di grup kelasnya pun nyebar ke banyak banget grup sekolah lain. Kalau udah gitu, ya, gimana nggak panic.

Sejumlah Teman “Left Group”

Demi fokus belajar, sih, pastinya, beberapa anak kelas XII memilih untuk cabut sementara dari beberapa grup yang mereka ikuti. Yang jelas, sih, bukan grup kelas yah. Cuma grup-grup kelompok di luar sekolah, yang langganan bikin banjir notifikasi.

Bikin Meme

Ya, barangkali kalangan ini adalah mereka yang udah pasrah mau belajar atau ya emang dia udah terlalu pinter jadi di H-1 USBN dia lebih sibuk bikin-bikin meme tentang USBN. Beberapa ada yang kelewat iseng sampe bikin meme yang seolah-olah itu adalah pengumuman penting dari Twitternya Kemendikbud.

 

 

Rizki Ramadan

Berkeliaran di halaman sekolah, sebagai wartawan, sambil mengawal HAI School Crew menulis untuk rubrik My School Pages.

comments

embed this article

Copy and paste this code into your website.

×