Di Jepang Dilarang Meninggal! Ini Dia 8 Aturan Hukum Teraneh Di Dunia

  • Kamis, 16 Februari 2017 18:27 WIB

Ilustrasi

Setiap negara pasti memiliki kultur dan budaya yang beragam. Nggak hanya kultur dan budaya, produk dan aturan hukum tertulisnya pun juga berbeda. Aturan yang ada biasanya didasarkan pada hukum nggak tertulis di masing-masing wilayah, seperti norma dan adat istiadat.

Buat kamu yang berniat traveling ke negara-negara ini, ada baiknya kamu mengetahui aturan hukum yang ada dan diterapkan di sana. Ada yang berlaku universal, tapi ada juga yang bisa dibilang sedikit aneh dan unik. Seperti dikutip dari Intisari-online.com, ini dia 8 aturan hukum teraneh di dunia.

Mengunyah Permen Karet, Meludah dan Bugil – (Singapura)

Kalo kamu sedang mengujungi Singapura, ketiga hal ini adalah sesuatu yang dilarang. Larangan pertama dan kedua tentunya didasarkan dari alasan kebersihan yang sangat diperhatikan di Singapura. Sedangkan larangan ketiga dibuat karena negara ini secara tegas melarang pornografi. Bahkan, kamu bisa dianggap melanggar hukum ketika berjalan telanjang di dalam rumah yang jendelanya terbuka.

Kehabisan Bensin – (Jerman)

Di Jerman, kamu nggak boleh mengehentikan kendaraan di jalan dengan alasan apapun yang nggak dianggap darurat. Kehabisan bensin tentu bukanlah salah satu alasan darurat yang bisa kamu gunakan. Jadi, pastikan tangki bensin kamu penuh ketika sedang berkendara di negara ini.

Bergulat Dengan Beruang – (Alabama, Amerika Serikat)

Di Alabama, Beruang Hitam dianggap sebagai mamalia unik yang dilindungi secara spesial oleh hukum sejak tahun 2001 lalu. Jadi, jangan coba-coba deh mengusik apalagi ngajakin beruang gulat. Lagian siapa juga yang kepikiran ngajak gulat sama beruang?

Dilarang Meninggal – (Pulau Itsukushima, Jepang)

Masalah hidup dan mati jelas di luar kemampuan kita sebagai manusia. Tapi aturan aneh ini ternyata ada di Pulau Itsukushima, Jepang. Pulau ini dianggap terlalu suci buat dijadikan lokasi kelahiran atau pun kematian. Jadi kalo ada yang melanggar keduanya di Pulau ini biasa dikenakan tuntutan karena dianggap melanggar hukum. Lah, kalo udah meninggal nuntutnya gimana?

Reporter : Dimas Yulian
Editor : Alvin Bahar

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×