Waduh, Dua Pesawat Hampir Tabrakan di Bandara Soekarno-Hatta. Ternyata, Ini Penyebabnya!

  • Senin, 19 Juni 2017 19:34 WIB

Pesawat Airbus A320

Kabar tentang dua pesawat yang nyaris tabrakan di bandara Soekarno-Hatta lagi viral. Seperti yang HAI kutip dari Kompas.com, kabar ini diduga awalnya viral melalui grup WhatsApp bahwa pesawat Garuda Indonesia GA 425 dari Denpasar menuju Jakarta sempat akan bertabrakan dengan pesawat lainnya saat pesawat tersebut akan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Minggu malam (18/6), kemarin.

Seperti yang dituliskan oleh salah seorang penumpang Garuda melalui pesannya, Louisa Tuhatu, bahwa saat pesawat tersebut akan landing, tiba-tiba pilot membatalkan pendaratan. Padahal saat itu roda pesawat sudah keluar.

Nah, menanggapi kabar tersebut, Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (LPPNPI) atau AirNav Indonesia membenarkan adanya kejadian pesawat Garuda Indonesia yang tidak jadi mendarat (go around) di Bandara Soekarno-Hatta itu.

Corporate Secretary AirNav Indonesia, Pak Didiet KS Radityo mengatakan, go around pesawat GA 425 terjadi pada saat ingin melakukan pendaratan di landasan pacu 25R Bandara Soekarno-Hatta. Go around, terang Pak Didiet, terjadi pada pukul 22.16.

"Benar ada go around pada jam 15.16 UTC atau jam 22.16 WIB. Go around dilakukan demi menjaga keselamatan penerbangan karena di landasan pacu masih ada pesawat Sriwijaya SJ580 rute Jakarta-Makassar yang harusnya take off tapi kemudian batal karena alasan teknikal," ujar Pak Didiet, dalam keterangannya, Senin (19/6).

undefined
Ruang Kerja AirNav

Pak Didiet menjelaskan, pesawat GA 425 sebelumnya telah mendapat jadwal untuk mendarat di landasan pacu 25R setelah pesawat SJ580 lepas landas.

Kemudian, Tower Bandara Soekarno-Hatta telah memberikan take-off clearence kepada SJ580 untuk lepas landas, pesawat kemudian rolling tetapi lamban, sampai akhirnya pilot menyatakan mereka berhenti dan nggak jadi lepas landas.

Saat itu pesawat GA 425 sudah ada dalam posisi untuk mendarat. "Menyadari hal itu, controller kemudian memberikan go around kepada GA425 dengan alasan keselamatan," terang dia.

Proses Go Around dalam kejadian ini, merupakan tindakan yang harus dilakukan untuk alasan keselamatan. Saat ini, kata dia, Airnav Indonesia sedang menganalisis detail kejadian lebih lanjut.

Dalam hal ini Pihak AirNav menyampaikan terima kasih kepada pilot GA 425 yang cekatan merespon instruksi Go Around yang disampaikan ATC.

Sumber : kompas.com

Reporter : Rian Sidik
Editor : Rian Sidik

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×