Ternyata Ini Alasan Istana Kepresidenan Amerika Serikat Dijuluki Gedung Putih

  • Kamis, 4 Januari 2018 12:45 WIB

Gedung Putih Amerika Serikat | Nine.com.au

HAI-online.com - Gedung Putih atau White House merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut Istana Kepresidenan Amerika Serikat, ternyata awalnya bukan dibangun dengan warna putih lho guys!

Kamu mungkin pernah mendengar bahwa bangunan itu dicat putih untuk menutupi bekas bencana kebakaran saat tentara Inggris mencoba menghancurkannya selama Perang 1812. Namun, warna tembok istana yang sekarang ditempati oleh Trump itu ternyata baru mengalami kerusakan parah di tahun 1814.

Pembangunan Gedung Putih, yang waktu itu bernama "Rumah Presiden" dimulai tahun 1791 yang saat itu disiapkan untuk menyambut penghuni pertamanya, Presiden John Adams, ditahun 1800. 

BACA JUGA: Menurut Penelitian Terbaru, Ini Dia 10 Kota Termacet di Dunia. Tumben Jakarta Nggak Termasuk, Nih.

Dilansir dari Whitehousehistory.org, Gedung Putih pada awalnya hanya diberi warna dari bahan pewarna berbasis kapur, bukan cat. Para pekerja kembali mewarnai rumah presiden tersebut untuk menangkal kerusakan karena cuaca agar warna tembok bangunan untuk Presiden AS ini selalu terlihat fresh.

Dindingnya terbuat dari batuan pasir dan pewarna dari kapur tersebut digunakan untuk menjaga agar tembok tidak membeku selama musim dingin.

Pada awal tahun 1812, Abijah Bigelow seorang perwakilan kongres dari AS menggunakan istilah tersebut dalam sebuah surat. Pada tahun 1818, gedung putih mulai dicat dengan warna putih dengan bahan dasar dari timah.

Akhirnya, julukan white house atau gedung putih resmi digunakan dalam pemerintahan Theodore Roosevelt yang merupakan Presiden AS ke-26.

(Penulis: Kalika)

Reporter : HAI Internship
Editor : Rizki Ramadan

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×