Nyebelin! Karang Raja Ampat Rusak Parah Ditabrak Kapal Pesiar Inggris

  • Selasa, 14 Maret 2017 19:30 WIB

Kok kapal segede gini bisa kandas ya?

Julukan hamparan terumbu karang terindah sedunia yang dimiliki Raja Ampat, Papua, kayaknya bisa tergantikan oleh destinasi wisata bawah laut yang lain nih. Gimana nggak? Selain udah banyak aksi vandalisme yang dialami sama taman laut ini, Sabtu (4/3) lalu karang cantik di Pulau Kri rusak karena kandasnya Kapal Pesiar Inggris Caledonian Sky.

raja ampat
Kapal terjebak air surut

Kapal yang dikelola oleh Noble Caledonia ini sebenarnya udah dilengkapi radar dan alat navigasi yang mumpuni, tapi entah kenapa kapal ini bisa terjebak air surut. terjebak air surut. Meskipun kapal hanya ngalamin kerusakan ringan, tapi nggak begitu dengan terumbu karangnya.

karang laut
Foto ini diambil di lokasi insiden sebelum tanggal kejadian

Kandasnya kapal pesiar ini mengakibatkan kerusakan area karang sampai 1600 meter persegi. Padahal area itu adalah spot menyelam favorit yang dikenal dengan nama Crossover Reef. Efek kehancuran karang ini merusak ekosistem yang sudah jadi habitat bagi delapan grup karang laut yang berbeda, termasuk acropora, porites, montipora, dan stylophora.

raja ampat
Lokasi kapal kandas saat ini.

Setelah air laut pasang kembali, kapal akhirnya bisa melanjutkan perjalanan. Kapal berbendera Bahama ini dijadwalkan tiba di Manila, Filipina pada 14 Maret mendatang.

Akun Facebook resmi Raja Ampat juga memposting rasa protesnya terhadap insiden ini.

 

Mengenai kejadian rusak ini, juru bicara Noble Caledonia menyatakan komitmennya untuk mendukung proses investigasi yang tengah berlangsung oleh otoritas setempat, untuk mencari tahu penyebab insiden tersebut bisa terjadi. Pihaknya juga siap kooperatif dalam hal perlindungan lingkungan.

"Noble Caledonia sangat tegas berkomitmen untuk melindungi lingkungan, untuk itu kami sangat mendukung agar insiden ini sepenuhnya diselidiki. Kami akan mengambil pelajaran atas kejadian ini dan memperbaiki standar operasional operasi kami," ujar juru bicara tersebut.

Pemerintah Indonesia dikabarkan juga langsung melibatkan diri dalam dialog guna menyelesaikan masalah ini.

Harusnya sih ada ganti rugi yang akan dibayarkan oleh pengelola kapal pesiar kepada taman laut Pulau Kri. Kalo sampai dibiarin kayak pelaku vandalisme, bisa jadi kalo ada insiden serupa, bangsa Indonesia dianggap cemen. Nggak mau kan?

Reporter : Yorgi Gusman
Editor : Yorgi Gusman

KOMENTAR

EMBED THIS ARTICLE

Copy and paste this code into your website.

×